Tampilkan postingan dengan label Kebun Raya Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebun Raya Bogor. Tampilkan semua postingan
6

2009_04_10 Berita Tersambar Petir Di Kebun Raya Bogor


Gambar diambil di sini


Mendengar berita tentang sepasang selingkuhan , yang tewas disambar petir, di Kebun Raya Bogor kemarin, tanggal 7 April 2009, membuat aku terhenti sesaat.


Ada beberapa point yang kufikirkan, pertama mitos tentang kebun raya bogor. Kedua, selingkuh? ketiga berteduh di bawah pohon disaat hujan ...


Ada beberapa mitos yang tumbuh dan berkembang di kalangan teman temanku ketika dahulu masih sekolah." Jangan pernah pacaran di Kebun Raya Bogor, gak bakalan langgeng." Entah mengapa sugesti itu begitu kuat, sehingga yang serba kebetulan menjadi beneran. hi hi termasuk aku !! *ngaku ni ye ..*


Ketika dahulu habis survey untuk karya tulis aku dan teman teman 1 kelas mengunjungi Kebun Raya Bogor. Kebetulan dulu, "cemceman" ku, ya teman 1 kelas juga. He he ..
Apa boleh baut, namanya juga rame rame, judulnya ke Kebun Raya Bogor. Entah kebetulan juga .. akhirnya kita sekarang menjadi teman baik saja.


Tapi beberapa khabar tentang ini ditambah dengan cerita tetanggaku di Bogor yang sudah sepuh. Berita di koran tahun 1991 dan 1996 *kalau tidak salah* ada sepasang muda mudi yang melakukan hubungan terlarang di Kebun Raya Bogor. Alhasil, entah kutukan apa, mereka pun mengalami satu penderitaan luar biasa, sehingga harus dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan operasi.


Khabarnya, Kebun Raya Bogor yang adem, tenang dan kaya akan pepohonan, semak belukar juga semak semak, menjadi ajang empuk para muda mudi menyalahgunakan tempat yang di sakralkan masyarakat bogor untuk melakukan perbuatan terlarang.


Apalagi di dalam Kebun Raya, terdapat beberapa kuburan jaman baheula. Putri Siliwangi, Raja Raja dan juga Makam keramat. So, sepantasnyalah kita juga menghormati keberadaan Kebun ini selain sebagai satu saksi sejarah juga bukti kemegahan Kota Bogor.


Point kedua, berbicara soal selingkuh, apapun itu .. resikonya tentu harus siap dihadapi. Jangan hanya mau merasakan indahnya saja ketika bersama pasangan yang bukan muhrimnya, namun konsekwensinya juga merupakan satu teguran akan kesalahan yang diperbuat.


Ketika itu ceritanya *berdasarkan berita di tivi*, mereka tengah berteduh di bawah pohon, disaat hujan lebat melanda Kota Bogor. Tak dapat ditolak, petir pun menyambar pohon dimana mereka mencari perlindungan. Alhasil, keduanya terlempar dan meninggal sesaat itu juga.


Betapa keluarga mereka begitu terkaget kaget dan sangat berduka. Namun kelapangan hati dan kebesaran jiwa lah yang harus mereka terima.
Mimpi dan firasat sudah menjadi petunjuk ketika itu, namun ketentuan Tuhan tak bisa lagi dinegosiasikan.


Demikian kiranya, bila hujan datang .. terutama di Bogor yang petirnya serem banget. Ala perang bintang suaranya ... menggelegar dan memekik di telinga, baiknya tidak berteduh di dekat pohon besar. Atau mengurangi jalan jalan ke Kebun Raya Bogor sementara waktu, di saat langit sudah mulai terlihat lebih gelap. Ini untuk mencegah sambaran petir juga tumbangan pohon pohon yang segede gede Gaban.


Bogor tak luput dari pohon pohon besar yang sering memakan korban ketika tumbang. Ya, manusia, angkot atau kendaraan yang terparkir di sekitarnya.


Tapi ngomong ngomong, ini khan sudah Bulan April? kok masih hujan lebat juga ya setiap hari??

Selengkapnya...

7

2008_12_29 Minggu Pagi yang segar ...


Selamat pagi ..


Minggu pagi di Bogor .. paling asyik jalan kaki sambil olahraga. Kemana?
Mengitari Lapangan Sempur, lalu ke Surya kencana. Habis olahraga, capek capek, cari makanan dech segambreng disana .. yummy ...



Bogor di pagi hari .. damai dan lenggang


Dulu ketika awal awal tinggal di Bogor, pernah sekali aku melakukan perjalanan panjang, dari rumah, ke Lapangan Sempur, lalu melewati Kebun Raya Bogor yang ada rusanya .. lalu ke Suryakencana, Gedung Dalam-roti unyil sampai ke Tugu Kujang -- JALAN KAKI. Amazing, aku kuat banget. Ya sembari beristirahat, makan nasi kuning di Suryakencana ..


Ee, kemarin aku coba lagi, baru sampai Pasar Bogor, aku sudah kewalahan minta naik angkot. He he .. dah makin tua ya? Atau jarang olahraga lagi?
Rasanya aku pingin latihan jalan lagi .. sembari ngobrol dengan teman perjalanan .. liat liat makanan, pulang bawa makanan .. kayaknya nikmat tenan. He he ..




Satu yang asyik .. di Lapangan Sempur sekarang ada Cireng aneka rasa. Awalnya aku cuma memperhatikan itu, dari wisata kuliner di tivi. Rupanya sekarang sudah "buka" di Lapangan Sempur. Ada rasa cornet, ayam pedas, kacang pedas, dan lain lain. Satunya antara Rp. 1,500 sampai Rp. 2,000. Dimakan hangat hangat, nikmat ...
Kapan ya ke Bogor? Mau lagi agh ...


Yuk .. kita mampir ke Kebun Raya Bogor.




Istana Bogor


Jalan jalan ke Bogor .. harus lewat di depan Kebun Raya ini .. syukur syukur sudah masuk ke Kebun Raya nya ..
Liat apa sich di sini? Rusa ... donk!!




Rusa Rusa yang mendekat ke tepi pagar, dengan makanan yang ditawarkan anak anak yang lewat





Suasana Kebun Raya, tempat Rusa Rusa berkumpul




Anak anak memberi makan Rusa dengan kangkung dan wortel




Rusa Jantan



Lihat Rusa berantem .. rebutan rusa betina










Wah seru banget loh. Gimana gak bangga tuch yang jadi Rusa Betina ..
Direbutin 2 Rusa Lelaki .. aih aih ..









Suasana Kebun Raya Bogor - dipenuhi Rusa Rusa yang tenang makan rerumputan, dan juga bercengkrama



Beberapa penjual makanan Rusa tengah mempersiapkan dagangannya. Seikat Rp. 500,-
Ayo .. sapa mau mencoba petualangan asik, memberi makan rusa ..




Yukk .. mampir ke Toge Goreng si Bapak. Ini adanya di Jln Suryakencana. Cari aja .. pasti ketemu. Toge Gorengnya khas dibanding yang lain, karena sudah tahunan jualannya !
Bapaknya sabar, sopan .. dan selalu murah senyum kepada pelanggan ..
Awet jualannya

Selengkapnya...

6

2008_12_08 Sholat Idul Adha di Kebun Raya Bogor



Hari yang indah, untuk memulai Sholat Idul Adha di pagi itu. Udara di Kebun Raya Bogor nampak sesayup mendung, berawan lebih tebal, sejuk, namun tidak menampakkan rintik rintik hujan yang turun.


Suasana sangat mendukung, dibarengi dengan kehadiran Gunung Salak terlihat di kejauhan, membiru menampakkan dirinya penuh keanggunan. Agh .. indahnya pagi itu. Dan aku sangat mengaguminya.



Sebagian masyarakat Bogor, beranjak menuju Kebun Raya, yang kian ramai dipadati. Sholat dimulai pukul 07.15, merangkul mereka mereka yang datang dari jauh dengan niat yang satu. Penuh keakraban, penuh kemesraan dan kebersamaan, langkah langkah saling ber iringan mencari shaf shaf yang masih kosong.




Sebagian nampak menunggu dan berteduh di rindangnya pepohonan Kebun Raya



Pengunjung padat mengisi barisan Sholat



Sebagian masih terlihat baru saja berdatangan, dan menyempatkan mengamati putra putri yang tengah berlari dan bermain main


Barisan jamaah sholat sebelum dimulai



Menanti di bawah rindangnya pohon



Penjaja balon khas Kebun Raya siap sedia berjaga, menawarkan dagangannya




Indahnya Gunung Salak dari kejauhan



Sholat pun dimulai





Beberapa aktivitas berbeda, di belakang barisan sholat


Seusai barisan sholat sebagian bubar, penjaja balon terjaga dengan dagangannya. Peminat cilik pun mendatangi dengan beragam warna pilihan yang menarik. Sebuah balon, dihargai Rp. 5,000


Sebagian tengah riang bermain dengan putra putrinya, atau bersama teman yang turut hadir



"Mau donk Bolanya?"



"Sepakkkkkk ..... "



"Balooonnn .. baloonnnn .."



Tertegun asyik menyimak suasana




Anak anak tengah asyik bermain di tengah suasana khotbah, di belakang pelataran barisan sholat

Selengkapnya...