Tampilkan postingan dengan label TMP Kalibata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TMP Kalibata. Tampilkan semua postingan

2010_04_11 Keramaian Hari Minggu Tiba ..

Selamat pagi ..
Mari kita lupakan kesedihan ku kemarin. Walau itu masih belum hilang di sisa waktu yang masih terlalu dekat. Mengingat ini libur hari Minggu, yuk .. kita jalan jalan ke Kampus Stekpi yang ada di area Kalibata. Bukan di Kampus Stekpinya sich, tapi di sekitar/ sisi kampus yang berderetan makanan dan jualan unik unik.


Aku pernah sekali "iseng" jalan jalan ke sini dan menikmati hidangan santapan Padang yang aduhai, nikmatnya. Plus belum lama, aku juga jalan dengan kakak sepupuku dan kita membeli beberapa barang yang lucu lucu.


Kali ini, aku ingin cuci mata ke sana sekedar jalan jalan dan melupakan penat hari kemarin. ada apa disana?


Seperti biasanya, ramenya memang mengundang rasa penasaran. Sayang aku tak membawa kamera seperti biasanya. Maklum .. kali ini aku cuci mata sendiri. Plirak plirik .. aku menemukan lumpia semarang yang isinya bambu muda, kesukaanku ..


Di kiri kanan jalan, bertebaran penjaja pakaian dari aneka usia. Balita, hingga dewasa. Baju tidur hingga baju pergi. Daster batik, hingga pakaian kerja. Boneka dan peralatan sekolah juga ada. Tas hingga sepatu pun banyak. Makanan dari beberapa keunikan juga hadir, sampai gudeg jogja yang disajikan begitu menggoda.


Karena aku jalan jalan sendiri, rasanya 'gak' asik kalau menikmati hidangan sendiri. Akhirnya, mataku tertuju kepada pakaian bayi yang dijual Rp. 10,000 per buahnya. Alangkah lucunya ..
Sering sekali aku menemukan pakaian bayi perempuan lebih beraneka dan lucu lucu dibanding pakaian bayi lelaki. Ada bando, .. ada sepatu dan topi topi lucu. Agh .. greget rasanya ...


Keramaian di Hari Minggu ini, dapat ditemui tidak hanya di tempat tempat seperti depan Taman Makam Kalibata. Namun dulu di Senayan juga banyak didapati aneka penjaja barang yang lucu lucu. Sayang .. sekarang semua sudah ditertibkan, entah kemana. Hingga GOR Senayan yang dikhususkan untuk olahraga kini semakin nyaman dan lebar untuk aktivitasnya.


Lain dengan di Bogor. Lapangan Sempur yang sepi di hari hari kerja, bisa dipadati oleh keramaian yang sama ketika Hari Minggu tiba. Rasanya, isinya malah menjadi arena jualan dibanding berolahraga. Tapi tak masalah ..
Kegiatan masyarakat Bogor, bisa terpusat disana. Buat arena olahraga dan cuci mata, bersama keluarga dan teman, ternyata asik juga ..


Nah .. kalau ditempat kalian .. dimana yang serame ini, bila Hari Minggu tiba?
Selengkapnya...

2

2009_07_15 Kalibata



Kalibata ... apa yang paling mudah diingat?
Taman Makam nya?
Toko Sepatu BATAnya?
Atau warung warung terbuka yang berjualan duren nya? he he he ..


Kalibata, satu kelurahan wilayah Pancoran ini letaknya memang strategis di tengah kota. Tak pernah lepas dari kemacetan .. juga arus lalu lintas yang cukup padat oleh alat transportasi lain seperti kereta api.


Mau ke pusat kota? Gampang ..
Bus dan kereta api siap mengantar anda. Mau keluar kota? Bus dan kereta api pun siap mengantar anda. Karena letaknya yang berdekatan dengan UKI-Cililitan, tadinya transportai ke luar kota seperti Bogor, Bekasi dan lainnya terbilang cukup mudah. Masyarakat banyak menggantungkan mudahnya perjalanan dari jaraknya yang tidak terlalu jauh.


Namun sejak kebijakan pemerintah daerah menghapuskan terminal bayangan UKI, akhirnya kami tinggal menyerahkan mudahnya transportasi dengan kereta atau harus berlabuh ke Kp. Rambutan terlebih dahulu.


Bicara soal duren, yang tiba tiba gak berkaitan ini .. tentunya membuat penasaran. Tersebutlah satu nama stasiun di Kalibata ini, dengan sebutan "Duren Kalibata". Mengapa duren dibawa bawa? Kelihatannya ini berkaitan dengan 'tradisi' di Jln raya Kalibata, yang selalu menyajikan jualan duren, baik itu musimnya atau bukan. Aroma menggoda .. bahkan dilihat dari belahan belahan duren yang sebagian sudah terbungkus rapi di bawah plastik plastik bening dengan piring sterefoam.


Sekarang, Kalibata tumbuh kembali menjadi satu hunian yang ramai diperbincangkan. Yaitu dengan hadirnya Kalibata City, yang terbagi atas Kalibata Residence dan Kalibata Regency. Peminatnya cukup banyak, bahkan kini mulai dibangun tahap kedua.
Hadirnya hunian rusunami *rumah susun milik* ini, tentunya didasarkan atas tinggi nya minat penduduk jakarta yang bekerja di tengah kota dengan lokasi tempat tinggal pun tak jauh dari lokasi kerja. Penghematan waktu bisa dilakukan, pun quality time untuk relaxaxi dengan keluarga bisa lebih ditingkatkan.


Terdiri atas tujuh blok, yaitu Akasia, Borneo, Cendana, Damar, Ebony, Flamboyan, dan Gaharu, dengan total sebanyak 7.000 unit, unit-unit apartemen di Kalibata Residence ini sudah sold out. Sementara itu, Kalibata Regency, yang terdiri atas tiga blok, yaitu Kemuning, Herbras, dan Jasmine, memiliki 2.500 unit dan masih dalam masa penjualan yang terbilang sangat ketat hingga mendekati angka terjual 100 persen. **Kompas.com


Selain itu, yang khas dari Kalibata, adalah warung warung tendanya ..
Pernah mencoba?
Klik di sini untuk mengetahui lebih detail. Mulai dari pecel pincuk, bakso gunung kidul, bebek bakar en goreng, nasi gorengnya yang yahui .. dan sup-sate kambing nya ..
Sebagian besar bukanya mulai pukul 4 sore- 12 malam. Makanan apa saja yang ada disana? ayam bakar taliwang, bakso president, bebek bakar raja, dan klik di sini.




Tapi kalau hari minggu pagi tiba, ... wuih ramainya pedagang pedagang kecil menjajakan dagangannya. Ada makanan, ada warung warung kecil .. ada yang menjual barang barang yang lucu dan antik ..
Sembari berolahraga, jalan jalan dengan keluarga juga bisa menikmati suasana pagi dengan banyak hidangan murah.


Mencoba untuk mampir ke Kalibata?


----
Related Posts
----
Selengkapnya...