Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
2

2009_06_28 Browsing Via Blog, Ketemu Apa Saja Ya?


Browsing ... googling ..
Bertapa sama om gugel, memang sesuatu yang mengasyikkan. Pernah menemukan web/situs/blog yang mengasyikkan? Menarik minat/hobby kita? Pasti ..
Disengaja mencari .. atau tak sengaja mencari.


Kalau memang mencari sesuatu yang sesuai tujuan kita, biasanya lewat om gugel. Kali ini, browsingnya lewat om blogspot. Nah bagaimana caranya mencari suatu artikel yang tidak disengaja, tapi bagus? Untung untungan sich.
Caranya:


Biasanya kalau blog kita pakai blogspot, dengan tampilan layout/theme yang masih dasar *alias belum ditemplate dengan style lain* pada bagian atas terdapat tulisan "telusuri blog" "panji blog" "ikuti blog" "blog berikut". Nah klik kanan "blog berikut" lalu buka pada new tab/new window. Disitulah akan terbuka blog blog lain dari teman teman blogger di luar negeri dan dalam negeri.


Bingung dengan bahasanya? he he he ..
Jangan khawatir. Sekalipun kita tak bisa memahami secara detail dan keseluruhan, minimal kita bisa meraba raba makna tulisannya, menceritakan tentang apa. Caranya?
Mampir ke www.google.com. Disebelah kiri atas ada tulisan translate/terjemahan. klik !!
Copy tulisan bahasa asing dan paste di kolom translatenya. Lalu translate dalam bahasa kita.


Google translate ini bisa menerjemahkan dari bahasa asing ke bahasa asing lainnya. Itu cukup membantu kita menyimak/mengikuti tulisan sahabat blogger di luar sana.


Nah bagaimana bila blog yang kita temukan, dibagian atas template/layoutnya tidak terdapat tulisan "blog berikut"? Kita bisa kembali kepada blog sebelumnya, atau klik "back" pada layar komputer kita. Blog blog yang disajikan akan terbuka secara random. Jadi kita selalu menemukan yang baru lagi, dan sangat jarang bertemu blog blog yang pernah kita buka sebelumnya.


Apa saja yang sudah kutemukan selama ber blogspot ria? Yuk ... kita bagi bagi ilmu. Siapa tahu kita butuh referensi, tentunya sahabat blogger di luar sana bisa membantu lewat artikel di blog blognya.



Anda suka merajut? apa saja yang bisa dibentuk dari hasil rajutan benang wool ya? Tas? Baju? Slayer? topi ? Agh ... klik di sini ya?



Yang suka menyaksikan keindahan bunga bunga menawan dan unik, klik di sini. Ternyata masih ada ya, jenis bunga bunga yang diluar sepengetahuan kita. Gak hanya bunga bunga yang disebut dalam lagu "lihat kebunku". Tapi rupanya juga bunga bunga yang diciptakan Tuhan itu, lebih banyak dari yang kita kenal.



Ketika pertaa aku menemukan blog ini, terusterang cukup bikin penasaran dan quite weird. Si imut dan cute ini rupanya tumbuh dalam beraneka bentuk dan warna. Klik di sini buat tahu lebih jauh.



Travelling gak harus menggunakan uang yang banyak rupanya. Berseluncur di dunia maya dan membaca blog orang tentunya merupakan keasyikan sendiri. Lewat foto foto yang disajikan, kita bisa banyak mengetahui belahan dunia yang berbeda. Seperti yang disajikan berikut.


Pecinta diamong/berlian.
Wah .. melihat harganya saja sudah merinding. Namun untuk sekedar mengagumi dan inspire kita .. bukanlah hal yang musti mengorek isi kantong bukan? Klik di sini buat menyaksikan keindahan kreatifitasnya.



Keindahan Sakura, klik di sini.
Wah .. yang namanya Bunga Sakura, yang memenuhi seisi pohon tentunya indah sekali. Beraneka warna dengan keteduhan dan romantisnya suasana di Jepang. Hi hi .. biar belum pernah ke Jepang, setidaknya keindahannya bisa kita rasakan bersama lewat blog yang satu ini.



Suka pernak pernik asesories?
Jangan lewatkan koleksi di sini dan di sini. Biar gak bisa beli nya *sangking mahal plus jauh belinya* minimal kita bisa mengagumi atau malah ter inspirasi untuk ikut membuat hal yang sama. Siapa yang tahu?



Siapa yang suka empek empek?
Bisa pesan lewat internet loh ... aku sudah mencobanya. Klik di sini. Tersedia dalam beberapa paket, dan dapat dihubungi dengan email ataupun sms. Mm .. daripada jauh jauh ke Palembang, mending minta kirim saja .. ^.^

Tentunya masih banyak lagi yang kutemukan ketika melakukan browsing via Blogspot. Ayo temukan sesuatu yang berbeda dari blog blog kita.
Semangat !!

----
Temuan lain:
----
Selengkapnya...

2009_06_27 Rapi Dalam Berdokumentasi


Gambar diambil di sini


Pernah merasa panik, dan bingung ketika mencari satu dokumen, laporan atau data terakhir, sementara kita lupa meletakkannya dimana? Diantara bejibunnya tumpukan kertas dan folder?
Selain memakan waktu lama juga tingkat konsentrasi yang buyar seketika. Mm .. pekerjaan akan berjalan mundur tentunya.


Hari itu, aku sempatkan full day untuk memberantak isi file file yang sudah ada, dan memasukkan lembaran lembaran yang masih "menggelantung". Hi hi .. lantai berserakan kertas kertas yang terbagi atas dokumentasi barang, pribadi, dan bank. Wah, rupanya .. aku sempat terlupa. Beberapa file masih belum berhasil kuurus hingga selesai kelengkapannya.


Sehari itu, waktu berjalan tanpa terasa. Keasyikanku ketika menangani pekerjaan memang membuat yang lain minggir. Alias tak boleh diganggu .. ^.^
Hingga belum sampai siang .. pekerjaan pun selesai. Sekalipun beberapa folder sudah tak muat lagi dan harus ditambahkan dengan folder yang baru.


Seberapa pentingnya kah kita mengurus dan mengatur dokumentasi yang kita miliki? Ketika menilik beberapa dokumentasi pekerjaan di kantor, semua terlihat tertata rapi. Dengan begitu akan mempermudah prosesi kita dalam bekerja. Baik dalam hal kelengkapan surat suratnya, narasi pekerjaan dari awal hingga akhir. Ini berkaitan dengan efisiensi dalam bekerja dan pengelolaan waktu yang efektif.


Dokumentasi yang tepat berarti, data yang dapat diandalkan disaat saat yang tepat dan singkat. Siap dipergunakan untuk analisa, laporan bahkan presentasi yang dilakukan "suddenly happened" alias dadakan. Wah, .. gak kebayang kalau dokumentasinya berantakan, bagaimana mau mempercayakan pengolahan data pada akhirnya.


Gejala tidak efisiensinya waktu adalah ketika kita tergoda menerima satu email, surat menyurat lainnya atau lembaran dokumen yang "sementara" tergeletak dalam satu folder. Atau selamanya berada dalam folder itu. Ups .. kekacauan akan muncul ketika narasi cerita satu pekerjaan mulai berakar kemana mana. Bagaimana bisa menyederhanakan pekerjaan akhirnya kalau waktu berharga kita akan terbuang percuma?


Kita bisa memulainya dengan menyimpan beberapa data dalam folder/ file yang sudah dikategorikan.
  • Hindari menyimpan dokumen/surat yang tidak perlu. Se selektif mungkin melakukan sortiran, mana yang perlu disimpan dan yang tidak.
  • Memberikan nama singkat untuk mengidentifikasi atau yang berhubungan dengan folder. Bisa dilakukan dengan pemberian warna warna untuk membedakan file/folder yang berbeda pula.
  • Untuk satu narasi cerita/satu proyek/satu aktivitas, kumpulkan dalam satu file/folder yang sama. Bila memiliki keterkaitan dengan narasi yang lain, lakukan pengcopy an data untuk disertakan di narasi aktivitas yang lain.
  • Pengaturan file dengan tanggal, nama, tokoh utama/pelaksana, nama aktivitas akan mempermudah pencarian data.
Yuk kita mulai aktivitas kita ... ^.^


----
Related Posts
Selengkapnya...

4

2009_04_04 Belanja Sehat


Gambar diambil di sini


Wah, sudah tanggal mudah nich. Tentunya sudah gajian bukan?
Berjalanlah aku ke swalayan terdekat membeli keperluan bulanan. Setelah sebelumnya memilah milah pengeluaran bulanan, membayar tagihan dan segera menyisihkan sebagian dana untuk ditabung, dan GAK boleh dicolek colek.


Wata titah ... begitu tiba di swalayan, antrian panjang dengan keranjang keranjang besar pun berderet di kasir. Alamakkk ... katanya krismon? Kok ...??!!@#$%^&
Rupanya paradigma paceklik, berhemat dan banyaknya PHK dimana mana tak membuat swalayan besar ini berhenti pengunjung ya. Mm .. kebutuhan tetap jalan terus bukan?


Memasuki gang gang swalayan yang menyajikan banyak pilihan produk, kepadatan konsumen pun cukup merajalela. Jalan kesini, bertabrakan dengan keranjang beroda. Jalan kesana tabrakan dengan kelompok keluarga yang sedang asyik mengambil pilihan pilihan produk untuk anggota keluarganya.


Bersyukurlah kita, bahwa tak semua dalam kesulitan perekonomian. Tapi tentunya tak gegabah pula kita membelanjakan pundi pundi yang saat ini sedang menumpuk indah tertulis di buku tabungan.


Belanja cerdas tak selalu mudah dilakukan dibanding teori diatas kertas. Pertama, adalah memilah pengeluaran dan melakukan pencatatan tertulis dalam mengontrol anggaran tetap. Dahulukan melakukan pembayaran pembayaran rutin tiap bulannya. Juga tagihan tagihan cicilan, lebih diutamakan.


Kurangi belanja yang tidak perlu, berlebihan, bahkan tidak ada dalam anggaran bulanan. Ini baik dilakukan untuk menjaga lalu lintas keuangan tidak porak poranda nantinya.


Sediakan anggaran cadangan untuk mengantisipasi keperluan dadakan. Seperti ke dokter, bantuan keuangan keluarga, atau hal hal lain.


Jangan terbius kartu kredit sebagai anggaran lebih keluarga. Karena kartu kredit adalah kartu hutang. Begitu kita menggunakannya, kita tetap harus membayarnya. Gunakan kartu kredit sebagai dana cadangan di saat kita tidak membawa uang cash.


Lalukan penyimpanan/saving sebisa sebesar mungkin. Kalau perlu pilah beberapa saving menjadi beberapa investasi yang beragam. Sebagian dana bisa berbentuk dana cash cadangan, deposito atau berupa barang tak bergerak.


Kadang yang orang pikir mereka ‘perlukan’, hanya sekedar ‘diinginkan’, dan kadang yang "diinginkan" itulah yang suka didahulukan saat belanja.**jiwasraya




Ada rumusan keuangan yang pernah saya temui berbunyi "semakin besar pendapatan, semakin besar pula pengeluarannya". Rumusan ini buat ku, termasuk salah kaprah. Karena akan meng asosiasikan maknanya menjadi pendapatan besar=pengeluaran besar. Lalu bagaimana dengan saving? apa berarti savingnya menjadi nol ?


Tak dapat ditolak, bila pendapatan yang diterima besar, tentu keinginan untuk lebih baik juga menuntut pengeluaran yang lebih dari sebelumnya. Namun minimal anggaran penyimpanan adalah sama seperti ketika menerima pendapatan sebelumnya. Syukur syukur bisa lebih beberapa persen.


Jadilah penawar sejati. Jangan malu untuk menawar. Kalau memang malas, belanjalah dengan teman yang jago menawar. Dengan begitu anda bisa menghemat sejumlah uang walau tidak terlalu besar jumlahnya, dan uang itu bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain. **Jiwasraya


Belanja sehat, tidak berarti pelit atau menjadi kaku. Hanya memaksimalkan tiap sen yang kita keluarkan dan kita simpan untuk masa depan.
Siapapun dapat menciptakan cara cara jitu dalam mengatur anggaran belanjanya. Intinya sebuah kedisiplinan sangat diperlukan dalam mengantisipasi hal hal yang tidak perlu. Terutama kesiapan dalam menghadapi kebutuhan kebutuhan dadakan yang lebih penting.


Pengalaman mendidik saya untuk berhemat dan cukup ketat dalam berbelanja. Ini saya tekuni dari kedua orang tua yang sanggup membuktikan keberhasilan itu. Terkadang kita harus membuat anggaran anggaran baru sesuai dengan kebutuhan kebutuhan yang juga bertambah. Selama alokasi saving/penyimpanan tetap dalam koridor yang benar.


Jadi belanja sehat bisa dimulai dari mana saja setiap saat.
Yang penting mau mencoba ...

Selengkapnya...