Gambar diambil di sini
Selamat pagi ..
Mm .. tumben pagi pagi aku sudah membuka kompi dan menulis sesuatu.
Ceritanya, tadi pagi aku bermimpi untuk yang kedua kalinya. Ya sebutlah mimpi tidur itu cukup menggugah fikiranku, walau akhirnya kupasrahkan saja pada Yang Punya Maksud.
Mimpi ini seperti berlanjut. Ketika itu .. entah cerita pertama nya kapan. Aku tinggal dengan keluarga angkat, dengan satu kakak lelaki. Kami ber-4 melakukan perjalanan ke daerah yang cukup gersang, sedikit pohon, seperti areal industry yang baru saja dibuka. Lalu lintas kendaraan nampak ramai. Namun terik matahari cukup menyengat, bahkan matahari terlihat lebih besar.
Habis berjalan jalan mengelilingi areal wisata yang cukup aneh, *anehnya, kok ada tempat wisata di areal industri*, kami mendatangi satu tempat yang merupakan habitat monyet. Mungkin semacam orang utan, namun terlihat dapat berdiri lebih tegak. Ketika kami tiba dan turun dari kendaraan, kakak lelaki itu nampak berbaur disana dan diterima dengan baik. Perubahan demi perubahan pun terjadi. Lelaki itu berubah dan berbulu lebat seperti monyet.
Sepertinya perpisahan ini sudah dipersiapkan oleh kedua orang tua yang menjadi keluarga angkatku dalam mimpi itu. Deru tangis pun meledak mengakhiri perpisahan itu. Dan kami ber-3 pun kembali pulang.
Ringkasnya, itu bersambung tadi pagi.
Pukul 04.30 seiring jam alarm pagi berbunyi, aku pun terbangun. Namun kisah segar itu teringat dalam alam ingatanku.
Aku kembali memiliki kakak angkat yang kali ini adalah perempuan. Tak disangka .. perlahan demi perlahan, badanku pun berbulu, terutama di areal punggung dekat dengan pundak.
Kekagetan itu mencuat ketika kakak angkat perempuanku juga mengalami hal yang sama. Satu kesimpulan pun bergumam, adakah setiap anak yang diangkat oleh keluarga ini, merupakan "pilihan" untuk berpindah komunitas?
Mereka menerima takdir itu, namun aku tidak. Siapa yang akan merawat orangtua angkat itu, yang telah susah payah merawat kami. Siapa yang akan memperhatikan mereka kelak. Aku menolak takdir ini ..
Akhirnya, mereka seperti melakukan satu upacara kecil dengan gaya tarian *seingatku memakai selendang untuk menari dech ... untuk upacara itu*, menghadap ke tembok .. dan perlahan terlihat siapa saja yang menjadi "pilihan".
Aku cukup kaget, namun aku hanya terdiam.
Disitu aku hanya menangis, karena aku tidak akan meninggalkan mereka yang sudah lelah merawat kami hingga sebesar ini. Apapun yang terjadi aku akan berada disamping mereka. Tangis pun meledak, aku dan ibu angkatku berpelukan.
Disaat itulah aku terbangun ..
Apa arti mimpi itu?
Aku memang tak mau terlalu serius mencarinya. Namun selama aku masih mengingatnya, .. aku cukup berharap, sebuah jawaban bisa mengisi rasa penasaran itu. Apa pesan yang ingin disampaikan Nya?
Apalagi mimpi itu seperti lanjutan kisah yang dulu pernah ada.
Tanya mbah Gugel? he he he ... aneh semua jawabannya ..


plus ada anaknya matahari kecil kecil 3, mengitari di matahari. Cahayanya kuning keemasan sedikit orange. Cantik sih, cuman karena besarnya .. keliatan serem aja.
. Trus kalo mimpi .. nangkep ikan,
, makan kotoran *Eghhh* dan mimpi mendapat bayi, akan menerima suatu rizki besar. Kalau mimpi menangkap burung, akan mendapat keturunan atau rizki.













