2

2010_05_23 Berlibur @ La Oma

Berlibur mencari sesuatu yang berbeda, ...
Atau .. berlibur mencari tantangan yang berbeda ..
Kalau aku? Berlibur mencari pemandangan yang berbeda ..


Kali ini, aku dan keluarga mencari gambaran baru dari belahan atas Kota Bandung. Seputar Lembang .. 



Daerah yang kaya akan pemandangan alamnya. Pegunungan, hamparan sawah, lahan strawberry dan semilir pagi yang brrr ... masih terasa dingin. 
Mampir ke La Oma, satu tempat peristirahatan yang rimbun oleh taman dan area bermainnya yang indah. Tak usah berkeliling keluar, semua disediakan indah disini.



Hadir pertama kali di La Oma, merupakan satu kekaguman. Rasanya sudah terasa nyaman hanya dengan menikmati suasana di sini, beserta sedikit arena bermain dan kolam renang.




Klik di sini, untuk foto foto berikutnya.


Selama beristirahat di Bandung, aku memang menyukai Lembang at the most, dibanding Kota Bandungnya sendiri. Selain padat, tentu ke khas annya sudah banyak berbaur dengan Factory Outlet dan arena komersil lainnya. Berbeda dengan Lembang yang masih menawarkan keaslian alam, dan nuansa pegunungan. Terutama bila malam tiba, kerlap kerlip lampu seputar kota Bandung, dapat disaksikan indah dari dataran tinggi Lembang.


Ada Tahu Lembang, ada tahu Tauhid, ada Ayam Goreng Brebes .. yang hangat disantap di suasana dingin.


Selamat menikmati liburan di Lembang ..

Selengkapnya...

7

2010_04_29 Sebuah Catatan Kecil Hari Ini ..

Berbeda pendapat dalam satu team dan kerja sama adalah biasa. Tapi kalau sampai berlanjutan hingga diluar itu? Bagaimana ya?


Aku belajar sesuatu, ketika banyak menghadapi hambatan dalam komunikasi, dan penyampaian ide juga pelaksanaan setiap tahap perencanaan, tak selalu mulus berjalan. Selalu ada titik titik yang menghambat dan membuat kita mengulas kembali atau bahkan meloncat lebih jauh untuk bisa menyelesaian kesulitan kesulitan itu.


Kali ini, aku menemukan kembali satu hambatan, yang membuat teamwork menemukan satu pelajaran penting. Yaitu komunikasi ..


Dimula dari satu rencana sederhana untuk membangun kerjasama, mengakomodir teman teman bernostalgia ke kampung halaman, dimana kita berasal dari sekolah yang sama. Kekompakan itu begitu indah, hingga komunikasi pun selalu lancar dengan ide ide segar.
Pekerjaan yang dilakukan diluar rutinitas, menjadi satu hiburan tersendiri, karena kami melakukannya dengan ringan, canda antar teman dan satu hayalan untuk pulang kampung bersama.


Tak semulus yang diceritakan, beberapa kali perbedaan pendapat memang mewarnai pola fikir masing masing, sekalipun tujuan nya adalah sama. Akhirnya jalan tengah pun diambil ..
Dan komunikasi masih lancar ..


Sampai kepada satu perbedaan yang sudah mendesak, akhirnya komunikasi itu terputus dan enggan berlanjut. Well .. butuh satu jiwa besar untuk bisa membedakan, kapan saatnya kita beradu argumentasi, kapan saatnya kita kembali biasa, diluar itu semua. Tak semua orang bisa membedakannya ...
Kebanyakan kita menganggap, bila kita berbeda pendapat, itu berarti .. kita tak akan bisa melakukan satu komunikasi sampai satu kesepakatan tercapai.


Kini, teamwork tetap berjalan, sekalipun ada sedikit perpecahan di dalam. Tak semua bagian, mengetahui kondisi yang sebenarnya. Dan sebagian yang lain memang berharap untuk menyimpannya saja. Perpecahan di dalam team sebelum acara ini berlangsung, akan menghambat kelangsungan rencana.


Tapi anyway ..
Aku hanya ingin menegaskan satu untuk diriku dan teman temanku yang membacanya. Mari kita sama sama bijak untuk berkomunikasi dalam banyak hal. Terutama untuk sesuatu yang menghambat jalannya aktivitas.

Menyuarakan dengan baik dan menyampaikan dengan bijak akan mempermudah pencapaian solusi. Pun, perbedaan pendapat bukanlah akhir dari segalanya. Itu hanyalah proses untuk menjadi lebih baik ... dalam banyak hal.


**
Sebuah catatan kecil hari ini ..

Selengkapnya...

6

2010_04_28 Tergila Gila dengan Masakan Padang

Sudah beberapa hari ini, aku ketagihan makanan padang.
Satu jenis makanan yang kaya rasa, plus santan yang tak pernah menarik minatku. Kali ini aku bahkan tergila gila mencicipi apa saja yang berkuah santan. Bahkan, dengan nikmatnya, aku mencicipi kuahnya di ujung sendok demi sendok, sambil dihayati.

Gambar diambil di sini
 
Wew .. gejala apa ini? ha ha ha ..
Dibalik semua harapan, aku menyimpan sikap yang biasa biasa saja. Apalagi, .. sudah seminggu lebih aku sangat memperioritaskan diri untuk beristirahat di rumah saja. Tidak kemana mana, selain aktivitas rutin.


Suamiku tentu kaget, sekaligus surprise dan senang. Sesuatu yang aneh mulai menjangkit di gen ku. Ha ha .. bagaimana seorang yang tidak suka makanan pedas dan bersantan, tiba tiba doyan mencicipinya seperti makan coklat?


Awalnya, ketika itu hari minggu. Perut lapar .. dan aku tergugah dengan aroma kuah santan nan aduhai. Rupanya nafsu makanku bangkit dan wew .. kenapa bisa seenak ini? Kemana saja aku selama ini. Pun setelah itu, aku beranjak sendiri mendatangi rumah makan padang yang biasanya bahkan tak pernah kuhampiri. Ha ha ha ..


Makanan favoritku, limpa, otak, ayam bakar dan pop, ikan gurame dan lele, udang dan bilis sambal ijo. Yang paling favorit tentunya ikan bilis sambal ijo ... agh yummy sekali ...


Kegemaran itu, masih berlangsung hingga ini. Sekalipun kini, aku bisa bernafas lega, karena nafsu makanku bagus .. tapi aku tetap bertanya tanya, ada apa ya? he he he ..

Selengkapnya...

2010_04_20 Firasat Kecil?



Beberapa hari ini, aku menemukan keanehan dalam diriku. Awalnya, aku sendiri tak ingin memperdulikannya. Tapi lama lama, perubahan itu terlihat nyata dan seakan jelas ditujukan untuk membuka mataku.


Lama berselang, .. keganjilan itu kurasa.
Seakan ada yang mengatakan lewat fikiranku, lewat hatiku sesuatu yang akan terjadi. Sesuatu yang kelak akan kulihat, dan mampu menebak fikiran seseorang.


Agh .. kupikir itu hanya satu kebetulan. Setiap orang punya indra ke-6. Kita biasa menyebutnya dengan firasat. Kekuatan firasat itu bertumpu dari seberapa besar kita mengenal seseorang dan keyakinan yang tumbuh dari hati, serta analogika berfikir. Kekuatan sebuah keyakinan dapat melebihi apapun yang sifatnya logika.


Tapi eniwei, itu hanya sebuah tulisan kecil dari kesimpulan sesaat. Namun diawali dari hari kemarin, aku mulai mampu menebak sesuatu tentang seseorang yang memang sudah dekat denganku. Sesuatu yang menjadi penghalang kehidupannya ..
Anehnya itu diakuinya dengan benar.


Begitu juga dengan kisah pagi ini, diawali dengan seorang teman lama yang menelponku untuk mengajukan pinjaman dana. Gambaran itu sudah nampak dalam fikiran lamaku, awal april. Dan hatiku mengatakan, tak lama ia akan menelponku untuk melakukan hal yang akhirnya terjadi juga.


Aku tertegun, diam dan tak menemukan apa apa ketika berfikir, apa aku paranormal? gejala apa ini? Aku tak tahu harus bercerita dengan siapa. Karena, aku sendiri masih menganggap ini suatu kebetulan. Walau sebenarnya tak ada yang namanya kebetulan, semua sudah digariskan.
Begitu kata orang bijak ..


Tuhan, pagi ini juga, suamiku berkisah tentang satu cerita yang membuatnya terbangun dari mimpi. Kami bertukar fikiran tentang makna mimpi dengan ringan. Namun anehnya aku dapat menebak apa yang ada di fikirannya. Sesuatu yang bahkan belum tergali dari pembicaraan sebelumnya.


By the way, aku tak ingin menganggap ini besar. Hanya saja, aku ingin mencatatnya sebagai satu hal yang baru, aneh dan menanti keganjilan apa lagi yang akan kutemui. Semoga bukan hal yang mengerikan. Syukur syukur bisa membantu banyak orang ..

Selengkapnya...

3

2010_04_12 Penjelajahan Kecil Ke Puncak



Jalan jalan .. ke Puncak ..
Daerah yang paling kuhindari bila week end tiba. Kenapa?
Macetnya .. duch, gak kebayang. Apalagi kalau bensin pas pas an .. bisa sedih.


Tapi pagi itu, kami sudah menginap di satu hotel terpencil yang murah. Bersih dan menyimpan khas suasana pegunungan Puncak. Bahkan aura Gn. Gede terlihat dari lobby Hotel.

Pagi itu, kami berkeliling mencari suasana baru. Sekedar jalan jalan dan menikmati matahari pagi. Walau bangunnya sudah kesiangan dan tidak dapat melihat detik detik matahari terbit, tapi kami sempatkan untuk mengagumi keindahan puncak dan udara dinginnya.


Siapa saja yang ikut berkelana singkat pagi itu? Tentu aku, suami dan si kecil, Soni. Suasana riang hari itu, kami isi dengan gelak tawa dan canda canda ringan. Perut kenyang setelah sarapan, dibekali kamera, rasanya lengkap sudah perjalanan pagi itu.


Kami hanya mengunjungi Perkebunan Teh Gunung Mas. Mengitari sesaat dan harus kembali pulang. Mengingat, masih ada keperluan lain yang musti dikerjakan. Namun singkatnya route, cukup meninggalkan sisa kenangan yang mengasyikkan.



Gn Gede terlihat dari jalan.



Pemandangan pegunungan dilihat dari sisi Perkebunan Teh Gn. Mas


Siapapun akan mengagumi keindahannya. Dan tak akan berhenti untuk mengabadikan setiap moment yang ada. Klik di sini, untuk menikmati foto foto yang ada.


Sarana Perkebunan Teh Gn. Mas, kini tak hanya sekedar menyajikan karpet hijau teh yang menutupi perbukitan lebar di lereng Gn. Gede. Namun juga terdapat arena kecil untuk bermain anak. Menaiki kuda menjelajah lahan kecil perkebunan, dan juga area napak tilas jalan jalan disekitar lereng Gunung. Indah .. sekaligus olahraga.
Sarana rekreasi yang murah meriah, sekalipun harus melewati lalu lintas yang padat dan antri.


Sekalipun, jarak rumahku dengan Puncak tak sejauh ketika harus menempuh dari Jakarta, rasanya keinginan untuk ke sana dan menikmati jagung bakar tetap ada.


Mm .. kapan lagi ya kesana?

Selengkapnya...

2010_04_11 Keramaian Hari Minggu Tiba ..

Selamat pagi ..
Mari kita lupakan kesedihan ku kemarin. Walau itu masih belum hilang di sisa waktu yang masih terlalu dekat. Mengingat ini libur hari Minggu, yuk .. kita jalan jalan ke Kampus Stekpi yang ada di area Kalibata. Bukan di Kampus Stekpinya sich, tapi di sekitar/ sisi kampus yang berderetan makanan dan jualan unik unik.


Aku pernah sekali "iseng" jalan jalan ke sini dan menikmati hidangan santapan Padang yang aduhai, nikmatnya. Plus belum lama, aku juga jalan dengan kakak sepupuku dan kita membeli beberapa barang yang lucu lucu.


Kali ini, aku ingin cuci mata ke sana sekedar jalan jalan dan melupakan penat hari kemarin. ada apa disana?


Seperti biasanya, ramenya memang mengundang rasa penasaran. Sayang aku tak membawa kamera seperti biasanya. Maklum .. kali ini aku cuci mata sendiri. Plirak plirik .. aku menemukan lumpia semarang yang isinya bambu muda, kesukaanku ..


Di kiri kanan jalan, bertebaran penjaja pakaian dari aneka usia. Balita, hingga dewasa. Baju tidur hingga baju pergi. Daster batik, hingga pakaian kerja. Boneka dan peralatan sekolah juga ada. Tas hingga sepatu pun banyak. Makanan dari beberapa keunikan juga hadir, sampai gudeg jogja yang disajikan begitu menggoda.


Karena aku jalan jalan sendiri, rasanya 'gak' asik kalau menikmati hidangan sendiri. Akhirnya, mataku tertuju kepada pakaian bayi yang dijual Rp. 10,000 per buahnya. Alangkah lucunya ..
Sering sekali aku menemukan pakaian bayi perempuan lebih beraneka dan lucu lucu dibanding pakaian bayi lelaki. Ada bando, .. ada sepatu dan topi topi lucu. Agh .. greget rasanya ...


Keramaian di Hari Minggu ini, dapat ditemui tidak hanya di tempat tempat seperti depan Taman Makam Kalibata. Namun dulu di Senayan juga banyak didapati aneka penjaja barang yang lucu lucu. Sayang .. sekarang semua sudah ditertibkan, entah kemana. Hingga GOR Senayan yang dikhususkan untuk olahraga kini semakin nyaman dan lebar untuk aktivitasnya.


Lain dengan di Bogor. Lapangan Sempur yang sepi di hari hari kerja, bisa dipadati oleh keramaian yang sama ketika Hari Minggu tiba. Rasanya, isinya malah menjadi arena jualan dibanding berolahraga. Tapi tak masalah ..
Kegiatan masyarakat Bogor, bisa terpusat disana. Buat arena olahraga dan cuci mata, bersama keluarga dan teman, ternyata asik juga ..


Nah .. kalau ditempat kalian .. dimana yang serame ini, bila Hari Minggu tiba?
Selengkapnya...

3

2010_04_10 Tulisan Kecil Tentang Hari Ini ..

Kecewa ..
Sedih ..
Apa kaitannya dengan rasa syukur?


Hari ini, aku masih diliputin rasa kecewa, sedih dan tanda tanya kepada Tuhan. Beberapa pertanyaan mengalir di dalam hatiku. Mengapa?
Dan aku mencoba menemukan jawabannya sendiri. Ketika seseorang dan lebih, bahagia dengan kehadiran buah hati mereka, mengapa Kau belum mempercayakannya kepadaku? What is so wrong about me?


What are You up to?
When would it happend to me?


Hidup berjalan terus, dan aku menemukan waktu berjalan dengan harapan harapanku. Aku sisihkan impianku yang pernah membuatku ingin tampil lebih dan menghasilkan. Demi kehadiran seorang buah hati. Namun 9 tahun berjalan tanpanya ..


Aku hadirkan rasa syukur itu, untuk menghiburku. Untuk membuatku tegar dan kuat. Untuk membuatku tersenyum .. sekalipun hatiku terasa sepi dan kosong.
Kejujuran itu ada disana ..

Terkadang aku ingin berlari ke rumah Nya, dan menangisi keputusan ini. Namun aku hanya sanggup menangis dalam tulisan tulisanku yang tersembunyi. Aku tak ingin manja oleh airmata yang membuatku akan berkata," Lalu apa sekarang?" ..


Apa aku puas hanya dengan menangis?


Mungkin itulah sebabnya, Tuhan memberiku tantangan hidup ini. Karena aku bisa menghadapinya tanpa menangis, walau 'ingin' itu belum terjadi.


Masih dengan rasa kecewa yang membuatku ingin sendiri. Mungkin Tuhan masih mengharapkan tangan tanganku dibutuhkan untuk orang lain. Hatiku untuk sesama .. dan perhatianku untuk yang dibutuhkan, hingga mereka mandiri.


Mungkin Tuhan tengah mempersiapkan satu bangunan yang indah untukku berteduh kelak dengan impian impian itu. Dengan persiapan kehidupan yang lebih terjamin akan masa depan.


Dan berbagai kemungkinan yang hanya bisa kubaca ..
Semoga waktu itu akan tiba masanya ..

Selengkapnya...

2010_04_08 Masih Menunggu ..


Menunggu ..
Dan masih menunggu ..
Menunggu, seperti satu latihan mempertebal kesabaran. Kata siapa?
Bukan kata siapa siapa sich .. hanya kesimpulan kecil dariku. Setiap orang memiliki impian, cita cita, keinginan yang mungkin ingin diraihnya di usia tertentu. Atau bahkan sekarang?
Tak semudah membalikkan tangan, setiap yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan dalam waktu singkat.


Dalam waktu waktuku menunggu, dimana aku dinyatakan benar benar berbadan dua, adalah saat saat yang membuatku hanya bisa berhayal dan terus berharap. Masih menunggu .. sampai sekarang.


Berdiri diantara dilema keinginan dan pengorbanan. Berdiri diantara keharusan dan kepasrahan. Rasanya aku seperti tak punya pilihan. Kalau pun ada, aku bahkan tak tahu harus memilih yang mana. Berdiri diantara egoku untuk membangun karir dan usaha, namun disatu sisi .. aku ingin benar benar istirahat agar tubuhku siap menerima kepercayaan dari Nya.


Masih menunggu ..
Kata yang paling membosankan. Dan kini ia menduduk kan ku, di depan komputer yang sehari hari menjadi sahabatku. Teman bicara, teman menulis dan teman belajar. Rasanya ketergantungan itu makin tinggi. Apalah artinya dunia ini tanpa komputer dan internet? Dimana aku hanya bisa duduk manis, menikmati suasana relax tanpa fikiran berat, tapi masih bisa melanglang buana berkomunikasi dengan orang banyak.


Bahkan berbagi foto dan live view camera.


Judulnya aku masih menunggu. Kata kalimat bijak, diantara kesulitan yang ada, terselip kemudahan yang membangkitkan. Diantara kondisi yang membatasi, terselip satu kebangkitan yang tak pernah terfikirkan. Mungkin diantara semua aktivitasku selama ini, aku bahkan tak pernah berfikir memiliki blog seperti sekarang. Memberanikan menulis dan banyak membaca seperti ketika dulu masih sekolah.


Mungkin diantara, kesibukan dan impianku yang membumbung, aku bahkan tak pernah lagi melatih diri berbahasa bahkan mengenal dunia lain yang membuatku lebih bersahaja.


Semoga diantara waktuku yang masih menunggu .. dan entah kapan akan kuketahui akhirnya, aku makin memiliki kesabaran yang bijak. Semua ada waktunya bukan ..?

Selengkapnya...

2

2010_04_07 Sederhana Itu Indah ..

Menjadi sederhana itu indah ..
Itu kalimat yang banyak kupelajari dari orang orang disekelilingku. Ketika aku kecil, hanya mampu melihat, tapi tak tahu harus bertanya apa. Ketika aku remaja, aku mulai melihat banyak perubahan hidup dan belajar memahaminya, hingga kini aku dewasa akan keyakinanku, belajar tentang arti sebuah kesederhanaan.


Aku hadir dari keluarga sederhana. Yang mengutamakan pendidikan, kemandirian dan masa depan yang terjamin. Orang tuaku sama sama pekerja keras dan sangat pandai menabung. Tiap pundi pundi yang berhasil dikumpulkan, dibelikannya emas untuk investasi. Karena kami tinggal di kota kecil, tentu tak banyak bank dekat, di sekitar perumahan kami.


Untuk sebuah kesederhanaan, semua kebutuhan terpenuhi. Bahkan kami beberapa kali mengunjungi saudara di kota lain, walau untuk jeda waktu yang lama. Komunikasi hanya lewat telpon yang notabene tak bisa berbicara lama, hanya seperlunya. Paling ringan hanya lewat surat, dan paling sering lewat telegram.


Untuk urusan arisan ibu ibu, yang selalu berbicara tentang kelebihan masing masing, dengan perhiasan satu dua menghiasi anggota tubuhnya, tak terlalu digubris oleh ibuku. Ia menikmatinya dengan sederhana. Begitu juga ketika tetangga kiri kanan membeli perabotan baru, ibuku terus mengingatkan untuk pandai menabung agar dapat membeli berbagai keperluan kelak dewasa.


Hingga aku remaja dan pindah ke kota besar yang banyak memiliki godaan kehidupan lebih mewah, orangtuaku mendidikku untuk tetap sederhana. Sederhana bergaul, sederhana berbicara, dan berpenampilan. "Hidup masih panjang .. persiapkan segala sesuatunya untuk masa depan yang lebih baik .." itu salah satu yang menjadi semangat hidup dalam keluarga.


Selagi kita berlebih, simpanlah kelebihan itu untuk masa masa sulit nanti. Dan ketika masa masa sulit itu tiba, ingatkan suatu saat, masa keemasan akan datang menjemput, sesuai kerja keras kita.

Dan kini, aku melihat nilai nilai kesederhanaan itu dapat merangkul banyak orang. Baik yang memiliki kesamaan ataupun tidak. Sebuah nilai empati, nilai untuk bisa menempatkan diri kita dalam posisi orang lain pun tumbuh. Nilai untuk menghargai orang lain dalam setiap aktivitas dan penghargaannya. Nilai untuk selalu membantu dan menikmati kebahagiaan dengan sesama pun bukan lagi sesuatu yang baru.


Dan kesederhanaan itu melahirkan banyak keindahan. Keindahan hidup yang hanya dimiliki oleh mereka yang mampu melihatnya. Mampu melihat betapa cobaan yang berikan Tuhan adalah tantangan, adalah proses pembentukan diri, adalah sarana belajar, untuk menjadi lebih dewasa dan bijak. Dan menjadi berguna bagi orang lain.


Tak banyak orang yang mampu melihat arti sebuah sederhana, sesungguhnya memiliki kemewahan hati. Itulah mengapa banyak orang yang berlebih tak bisa menikmati apa kelebihan yang diberikan Tuhan untuknya. Karena ia tak bisa berbagi dengan orang lain dalam kesederhanaan. Atau, ia tak tahu bagaimana harus berbagi dengan orang lain.


Semua dinikmatinya sendiri .. tanpa lagi mampu melihat nilai marjinal sebuah kelebihan. Coba bayangkan, ketika kita susah dan memiliki keterbatasan dana. Kita ingin makan enak saja, rasanya harus menabung dulu hingga berapa lama, baru dapat menikmatinya. Namun berbeda dengan orang yang berlebih. Setiap saat, ia dapat menikmati apa saja yang ia inginkan dalam waktu cepat. Dan nilai sebuah keinginan menjadi begitu kecil.


Tampilkanlah kesederhanaan itu dalam berbagai kondisi. Ketika kita kaya, ketika kita miskin. Dan disana rasa syukur itu akan tetap ada.


Lain bila, kita membeli sesuatu dan menikmatinya dengan mereka yang mungkin belum pernah merasakan arti sebuah barang/impian. Akan terlihat wajah wajah penuh kegembiraan menerimanya, merasakan nikmatnya dan haru biru rasa syukur yang terucap. Adakah kita pernah mengucapkan hal yang sama, ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan?


Dan sebuah kesederhanaan adalah cermin buat kita.
Cermin yang mengetuk hati dan perilaku kita untuk tetap bersahaja. Dimana banyak diantara kita yang berkekurangan namun masih dapat bertahan hidup dan terus berjuang. Walau entah besok bisa makan atau tidak.


Dan sebuah kesederhanaan melatih kita untuk sabar dan tetap berdoa. Sabar untuk semua godaan dan keinginan yang memerlukan waktu. Berdoa untuk sebuah hati yang selalu kaya oleh kesederhanaan.

Selengkapnya...

0

2010_03_29 I Love You, Beib ..

Sudahkah hari ini kita mengucapkan rasa sayang kepada seseorang? Betapa kita beruntung memiliki dan berada di tengah keluarga? Betapa kita aman ditengah tengah sahabat dan kekasih yang setia mendampingi?


Ucapkanlah, selagi waktu masih membuka diri. Dan mata mata penuh cinta masih terlihat diantara kita. Tahukah, bila waktu berbicara lain? Mungkin kesempatan untuk menunjukkan besarnya cinta itu, tak akan ada lagi.


Hiii ... bukannya menakut nakuti. Namun akuilah, terkadang kita disibukkan oleh keseharian dan rutinitas yang menuntut waktu. Serta perhatian kita yang hanya tertuju pada kertas kertas dan deadline yang ditargetkan. Oleh macetnya perjalanan ..
Oleh kesempatan yang mungkin tak datang lagi. Oleh impian impian besar yang juga tak teraih dalam waktu singkat. Oleh banyaknya keinginan yang hanya bisa tertulis.


Tapi adakah kita disibukkan untuk memperlihatkan cinta itu setiap harinya kepada orang orang yang kita sayangi? Kita kasihi?
Pasangan sejati? Orang tua? Putra putri kita? Sahabat dan kerabat? Juga ikan ikan kecil yang berenang di akuarium, tanpa lelah? Atau kepada bunga bunga yang mekar setiap hari?


Apapun bisa saja terjadi, di setiap waktu, di hari hari yang kita lalui. Adakah waktu kelak akan membiarkannya mengetahui betapa cinta itu tetap hidup dalam hati kita yang masih bertahan untuk meneruskan perjuangannya? Dan harapannya?


Ketuklah hati mu. Dan jangan pernah berhenti mengatakan," I love you" to everyone special, everyday .. every minute. Karena di situlah kekuatan hati itu kelak akan membantu mereka untuk kuat dan tegar. Atau pergi dengan bahagia tanpa satu keraguan. Dan kembali membawa cinta yang sama. Jangan biarkan cinta itu tenggelam oleh rutinitas dan kewajiban, di hari hari yang berlalu dengan hambar, dan baru disadari ketika ia perlahan pergi ..


Aku menuliskan nya untuk seorang sahabat yang merasa, "Everyday I love you" adalah satu kekolotan yang tak perlu dikatakan. Namun hanya perlu dilihat di setiap sikap dan perilakunya.


Well .. kuakui, tak semua orang mampu berkata tentang ini. Namun aku tak ingin menyesal dengan tidak mengatakannya setiap hari. Karena setiap detik yang berlalu, setiap pelupa yang makin terlihat oleh usia. Di setiap kesalahan yang tidak kita sadari, di setiap alpha yang mungkin terlewat begitu saja .. aku menyimpan rasa sayang bagi pasangan hidupku, ..
kepada keluargaku, orangtuaku, .. sahabatku dan kerabat yang ada.


Biarkan bayangan senyum kita, menjadi yang selalu diingatnya, ketika ia menempuh perjalanan, memulai aktivitas hingga pulang kembali ke rumah ..


I love you beib ..

Selengkapnya...

2010_03_28 Jalan Jalan ..

Jalan jalan ..
Setelah sakit dadakan, anehnya aku semangat untuk jalan jalan. Prinsipku .. penyakit gak boleh dimanja, tapi dilawan. Tentunya sambil mengukur diri, apa kita sudah kiat selama menempuh perjalanan atau belum. Toh .. aku memakai kendaraan pribadi, jadi terasa aman dan nyaman tentunya selama berkendara.


Perjalanan menyenangkan, dan santai .. dimulai dengan menjelajah Bogor. Lalu lintas padat namun lancar. Terlihat dari jalur Tol Jagorawi yang merapat antara satu kendaraan dengan lainnya. Aku masih asyik menikmati pemandangan dan suasana yang berganti setelah seharian kemarin, aku banyak beristirahat di rumah.


Rasanya badan fit.
Namun ditengah perjalanan menjelang siang, dada terasa kemasukan angin, dan Engap! Aduh .. kenapa ini? Mual yang kutahan dengan mencoba makan yang manis manis pun tak membawa perubahan. Akhirnya, aku pun muntah ..
Lega ... angin keluar semua. Gak banyak .. tapi aku merasa lega. Duch, kenapa lagi dengan fisikku? Kok jadi nge drop begini ya?


Suamiku jadi siap siaga. Kami langsung mampir ke warung terdekat untuk mencari teh manis hangat. Tetap .. kami berdua menikmati suasana, sekalipun aku jadi bertanya tanya .. ada apa dengan badanku? Kemarin didera demam tinggi, dan sekarang muntah?

Awalnya suamiku agak khawatir, apa ini gejala demam berdarah? Atau types? Tapi aku merasa sehat, dan suhu tubuh juga normal. Termometer otomatis digital, tak lepas dari tas ku. Selama aku merasa berbeda, termometer itu langsung kutanamkan di ketiak kiriku. Dan normal ..


Aku tak ingin berfikir panjang ..
Pokoknya nikmati saja dan penuhi gizi sebanyak banyaknya ..


Setelah itu, kondisi fisikku kembali sehat. Dan kami jalan jalan lagi .. sampai sore. Walau melelahkan, tapi aku merasa lebih sehat sekarang.


Jalan jalan hari ini memang menyenangkan. Sekalipun lebih banyak duduk manis dalam mobil, setidaknya ada aktivitas lain yang bisa dilihat selain di dalam ruangan. Sesuatu yang paling kusuka ketika jalan jalan adalah melihat sisi kiri-kanan jalan. Mencoba menghapal nama toko dan barang apa saja yang mereka sediakan untuk dijual. Sesekali aku membutuhkan sesuatu, dengan mudah aku bisa menemukannya.


Jalan jalan tak selalu berkaitan dengan berbelanja. Tapi berkaitan dengan pengenalan terhadap lingkungan sekitar, lingkungan luar dimana pun itu. Sesuatu yang mungkin sering dilihat orang, bisa menimbulkan ide segar bagi kita yang pertama menemukannya. Seperti suatu ketika, aku melihat toko kecil yang tak terlalu rapi, namun menjual sepeda onthel. Mm .. sudah lama aku ingin bernostalgia menggunakan sepeda itu. Tapi mencarinya saja aku bingung.


Walau tak berniat membeli, namun untuk sekedar tahu saja sudah cukup buatku.


Begitu juga ketika menemukan toko yang menjual makanan domba afrika. Sejenis domba yang mungkin berbeda dengan domba domba kebanyakan. Namun ketika seseorang membutuhkannya, mungkin aku bisa membantunya dengan memberikannya alamat.


Ya, sesederhana itu. Sampai lucunya .. ketika aku bermukim sementara di Jakarta, ketika dititipkan oleh orangtua membeli sesuatu, aku bahkan dengan mudah mengingat toko yang ada di Bogor. Karena aku lebih mengetahui dimana barang itu didapat. Dan gampang ditebak, aku "terbang" menuju bogor untuk membelinya. Ha ha ha ..


Bapak selalu mengajarkan, .. di setiap aktivitas kecil yang kita lakukan, usahakan untuk bisa menemukan sesuatu yang bisa kita ambil dan simpan. Kelak suatu saat diperlukan, itu akan sangat bermanfaat. Jadi, sekalipun jalan jalan adalah aktivitas yang sering kita lakukan bersama keluarga, namun dengan mengamati sekitar, kelak diperlukan .. apa yang kita lihat akan sangat membantu sesama dalam menemukan apa yang dicarinya ..

Selengkapnya...

6

2010_03_27 Sehat Itu Nikmat

Demam ... again?
Duch .. semalam, aku dirundung demam, yang entah datang dari mana. Rintik hujan kah? Atau angin yang akhir akhir ini dipengaruhi perubahan musim?
Yang jelas, aku bisa mengukur kondisi fisikku sedang lemah.


Pastinya semalam, aku tak bisa tidur. Selimutan .. dan tulang tulang di kaki terasa linu bahkan tak betah dengan hawa panas yag kurasa.
Ketika pagi menjelang, pukul 04.30, Aku makin terkapar. Suhu di termometer menunjukkan 38.8c. Waa ... aku sudah gak bisa ngapa ngapain. Lemas, bahkan makan pun tak ingin. Minum terasa begah ..


Akhirnya aku dibuatkan air hangat oleh suamiku. Dan dikompress ..
Perlahan .. panas ku turun. Senang melihat perubahan bagus itu, aku makin rajin minum air putih. Sedikit demi sedikit.
Pagi itu, kucoba untuk jalan ke depan .. dan membeli soto mie hangat kesukaanku. Wah .. badan masih belum berpijak ke tanah nich. Rasanya masih goyang ..


Sembari menikmati hidangan di rumah .. ku sempatkan untuk istirahat saja. Rasanya gak kuat lagi. Siang .. kuhabiskan dengan tidur panjang, hingga tak terasa sudah sore. Termometer tak pernah berada jauh jauh dariku. Suhu pun beranjak ke angka 37,6c.


Sekitar pukul 17.30 sore .. suhu tubuh kian mendekati normal. Beberapa cangkir teh hangat, kuhabiskan hingga keringatan. Lega rasanya ..
Ternyata sehat itu nikmat.


Aku bisa cerewet lagi .. dan suamiku nampak senang, tersenyum menggodaku. "Istriku sudah sehat lagi .." ujarnya riang. Wah .. rasanya beda sekali, antara sehat dan sakit. Terbayang tadi pagi aku masih terkapar gak karuan. Dan kini aku sudah bisa main farmville di facebook. Ha ha ha .. alhamdulillah.


Suhu badan normal adalah 37,5 derajat Celcius. Bila suhu badan di atas suhu normal tersebut, maka dikatakan tubuh mengalami demam. Demam merupakan tanda bahwa tubuh dalam kondisi yang tidak normal, oleh karena itu tidak boleh dibiarkan. Suhu tubuh yang makin tinggi juga berbahaya, terutama pada anak. Bila tubuh tidak bisa mentolerir suhu yang tinggi tadi, bisa terjadi kejang. Terjadinya kejang akan memberikan pengaruh buruk pada otak.** Gaul Islam


Masih menjadi pertanyaan buatku .. panasnya tadi kenapa ya?
Kata dokter, bila suhu tubuh meningkat itu dikarenakan, ada virus didalam. Dan pertahanan tubuh kita tengah bereaksi melawan virus yang masuk. Karena nya, musti banyak minum air putih, karena ia dapat menurunkan panas tubuh kembali normal.


Sekarang .. sudah 36.6c.
Alhamdulillah .. normal kembali. Saatnya istirahat .. semoga besok semakin sehat dan aktif dengan kegiatan rutinnya ..

Selengkapnya...

3

2010_03_24 10 Tag Membuka Diri

Dapet PR Lagi ..
Asik juga .. mengingat sudah lama gak ngutak ngatik blog.


Kali ini aku dapet tugas tambahan, dari Mbak Reni, yang setia selalu mengetukku untuk rajin ngeblog. Jangan bosan bosan ya Mbak .. aku senang kok ..


10 Tag membuka diri ..
Seperti permainan kisah tentang diri sendiri. Kejujuran adalah jawabannya ..
Siap memulai:


  1. Siapakah diri anda di rumah? ** Sahabat bagi suami
  2. Siapakah diri anda menurut teman teman anda? **Manusia cerewet, tapi juga tertutup. Some thought, aku termasuk tipikal yang sombong. Tapi kalau sudah kenal dekat, termasuk yang cerewet dan cuek abiez.
  3. Sebutkan 5 benda yang di idamkan tapi belum tercapai! ** 1. Foto Studio 2. Kendaraan pribadi 3. Perpustakaan (semoga akhir tahun) 4. Ruang kerja (semoga akhir tahun) 5. Ruang usaha lainnya
  4. Siapakah nama pasangan Anda? ** Denzel Washington (LOH kok beda??) Maaf, doi gak ingin namanya dipublikasikan, .. he he he
  5. Ceritakan 5 hal yang paling anda suka tentang pasangan anda! 1. Cerdas 2. Humoris 3. Bisa membaca fikiranku 4. Akalnya banyak 5. Sahabat sejati.
  6. Kapan anda menikah? ** 7.7.01
  7. Apa kenangan pahit anda bersama pasangan anda? **ketika harus jauh darinya .. oleh tugas. Kangen .. hiks hiks ..
  8. Lagu tema cinta anda? ** Let it be me- Every Brothers
  9. Perubahan apa yang ingin anda lihat dari pasangan anda? **Gak ada perubahan. Aku suka dia apa adanya .. (so sweet ..)
  10. Tag 10 teman anda lainnya .. ** 1. Rita Herlina 2. Vidya 3. Mami Singa 4. Hari Lazuardi 5. Komik Made 6. Mbak Elly . Untuk 4 orang lain dibebaskan kepada sahabatku yang ingin memainkan permainan tag 10 ini ya ..
Mudah mudahan dapat dilanjutkan dengan semangat silahturahmi ya ..

Selengkapnya...

7

2010_03_23 Bangle, adakah sebuah mitos?

Gambar diambil di sini
Selepas menengok Sri, kemarin ..
Aku berangkat ke rumah mertuaku untuk mengambil "bangle". Sejenis umbian/rimpang bentuknya mirip kunyit or lengkuas.
Bangle ini sudah terkenal untuk obat dan karena baunya, ia biasa digunakan oleh ibu hamil untuk diselipkan di balik bajunya, selama beraktivitas.


Adik iparku yang tengah mengandung jalan 2 bulan, bercerita bila ia tengah "ditampakkan" sadar-tidak sadar oleh mimpi buruk yang membuatnya kaget tak tak karuan. Sesuai mitos orang orang jaman dahulu, bahwa ibu hamil mengeluarkan aroma keharuman yang dapat mengundang, maka disertakanlah peralatan penangkal gangguan berupa alat tajam seperti gunting, bangle dan delangu, serta sapu lidi aren.


Mm .. "peralatan" yang dapat dibeli di warung warung penjaja bunga tabur dipasar ini, cukup membuat beberapa orang geleng geleng kepala. "Hari gini masih percaya begituan?"
Bagaimana dengan anda?


Apa itu Bangle?
Dan mitos apa kah yang menyertainya?


Bangley adalah sejenis rimpang yang banyak mengandung khasit obat obatan. Dahulu banyak diselipkan dalam baju seorang ibu hamil diasal usulkan karena, zaman dahulu, belum ada listrik ketika malam. Jadi bangle yang berfungsi sebagai obat lebih mudah digunakan/dicari ketika ia diselipkan dalam peniti baju seorang ibu.


Tak ada lebih tak ada kurang ..
Namun beberapa nasihat orang tua zaman dahulu, bangle yang mengeluarkan aroma pahit serta terasa pedas ini dipercaya dapat menolak bala gangguan makhluk halus yang menganggu. Setidaknya ia tidak mengganggu bayi yang dikandungnya.


Terlepas dari itu semua, dan dari banyak nya mitos yang berkaitan dengan ibu hamil, baiknya kita serahkan kekuatan itu kepada yang diatas. Semua tak lebih daripada, usaha agar bayi yang dikandungnya sehat, sempurna tak kurang dari suatu apa.


Aku mencoba untuk membuka dan mendekatkan aroma bangle itu ke hidungku. Tak terlalu bau .. dan bentuknya memang seperti kunyit walau tak terlalu kuning. Dipotong kecil saja, selipkan dengan peniti dibalik kemeja atau baju yang dikenakan. Setelah bentuknya peot dan mengering, bangle harus diperbarui lagi dengan yang lebih segar.


Pernah mencoba ini?

Selengkapnya...

2

2010_03_22 Menengok Teman


Gambar diambil di sini


Kemarin, aku mendapat khabar dari beberapa teman sekolahku, kalau sahabat kita Sri sedang dirundung sakit yang telah lama dideritanya. Tekanan darah tinggi yang sudah lama diidapnya, dijalaninya dengan cuci darah, seminggu 2x yang telah berlangsung selama 4 tahun.


Tuhan ...
Rasanya itu membuatku mengurut dada dan belajar kesabaran dari seorang sahabat yang tak terlalu kukenal ketika SMA.


Sri Suwantini, adalah sosok gadis periang, agak gemuk dan rambut ngebob. Itulah bayanganku, ketika Doni mengabari via sms tentang kondisi terakhir. Ia dirawat seketika ketika harus mencuci darahnya, dan kondisinya pun memburuk.


Hari pertama dirawat di ruang ICU, ia nampak masih dapat berkomunikasi dengan keluarganya. Namun ketika hari kedua, ia mulai tak sadarkan diri, selama 4 hari sampai hari Minggu kemarin. Aku dan Nia, sepakat untuk menengok Senin pagi itu. Rupanya mukzizat Tuhan telah terbuka. Dan Sri kini mulai sadar. Ia nampak mulai mengenali anggota keluarganya, walau hanya sebatas mata terbuka, dan menggangguk. Sesekali ia meneteskan airmata tanda komunikasi dan haru akan kedatangan sahabat sahabatnya.


Berita ini, cepat menyebar via facebook dan sms seantero sahabat sekolahnya. Kami bergantian berdatangan menjenguknya, dan rajin memberikan khabar terakhir tentang kondisinya. Haru biru yang terucap setelah menengoknya, membuat kami sepakat untuk patungan menyumbang sejumlah dana bagi kesembuhannya.


Kini Sri akan dioperasi, karena ada pembekuan darah di otaknya. Ia dirawat di rumah Sakit Islam Sukapura, Semper. Dan harus bolak balik ke rumah sakit islam Cempaka Putih ketika melakukan CT Scan dan operasi di kepalanya.


Ia adalah seorang gadis yang tak ingin menganggap sakitnya adalah hambatan bagi aktivitasnya, cerita suaminya. Ditemani kakak ipar dan Sang Ibu, aku dan Nia banyak berbincang bincang tentang sakitnya. Ia begitu kuat .. sekalipun ia tak memperdulikan pantangan yang harus dijalaninya.


Kini ia terbaring lemah, dengan beberapa selang berada disekitar tubuhnya. Beberapa teman tak sanggup berkata apa apa, selain menitikkan air mata. Beberapa bait doa kami bisikkan di telinganya. Semoga kekuatan selalu tumbuh di hatinya. Dan semoga kesembuhan segera hadir meringankan beban sakitnya.


Cepat sembuh ya Sri ..
Nanti kita berkumpul lagi ..

Selengkapnya...

2

2010_03_19 Sebuah Impian ..


Gambar diambil di sini

Kondisi badanku sudah mulai mendingan. Kemarin sempat dadakan meriang, setelah mandi. Rasanya tidak enak, untuk memulai perjalanan rutin mengerjakan tugas tugas bulanan.


Hari ini, kuputuskan untuk beristirahat, sekalipun fikiranku jalan kemana mana. Mengatur jadwal tugas yang mundur dikerjakan. Untuk seorang yang biasa beraktivitas rutin, berada mostly di rumah bukanlah suatu istirahat panjang yang menyenangkan. Terkadang aktivitas adalah satu penghiburan tersendiri yang dapat menyembuhkan sakit itu sendiri. Bila memungkinkan, aku lebih suka menghabiskan masa masa istirahatku dengan melakukan kegiatan lain yang berbeda.


Seperti membaca buku, browsing, menonton tv, menonton film sambil belajar bahasa inggris. Sudah lama aku bahkan tak lagi menulis di blog. Entah kenapa ide itu rasanya pergi menghilang begitu saja. Dan semangat untuk memulai pun hilang.


Terlebih akhir akhir ini, aku banyak menghabiskan waktuku untuk keluarga. Selalu ada saja keperluan keperluan yang harus kulakukan untuk membantu menyelesaikan beberapa kekurangan. Teringat, seminggu yang lalu .. kuhabiskan 2 minggu sebelumnya untuk bolak balik ke Bogor, dan menghabiskan waktu dengan keluarga. Mm .. rasanya aku tak punya waktu untuk diriku sendiri. Sekedar window shopping .. atau menikmati teh hangat dengan beberapa buku yang menanti untuk dibaca.


Kangen rasanya membayangkan, duduk manis dengan buku buku yang sudah kubeli. Ditemani camilan ..
Beberapa waktu itu, pameran buku yang digelar kompas Gramedia, membuatku terbelalak, karena beberapa buku dijual dengan harga super murah dan diskon. Mm .. jangan tanya !! Aku pasti mborong ..
Kemana mau cari buku murah, kalau ndak pas pameran begini?? He he ..


Rupanya .. kalau jalan jalan ke Blok M Square lantai basement, kita akan menemukan sederetan panjang kios buku buku bekas, buku buku murah yang dijual hampir separuh harga buku buku di toko. Bahkan yang membuatku sempet berteriak, adalah beberapa menjual koleksi buku buku cerita masa kecilku. Ya ampyun ... senang rasanya, walau hanya untuk memegang dan melihat kembali isinya.


Ada Enyd Blyton ..
Ada Asterix ..
Agh ... seandainya aku jutawan besar, tentu akan kubuat perpustakaan penuh buku buku, dimana semua orang dapat membacanya tanpa batas waktu. Dengan suasana nyaman, ditemani pepohonan rindang dan jauh dari keramaian. Impianku ...


Tapi impian memang sekedar impian, bila itu ditinggalkan sekedar menemani waktu kosong. Namun impian itu kelak akan menjadi kenyataan, di akhir tahun. Aku akan menempatkan ruangan atas rumahku, menjadi ruang perpustakan, dimana beberapa teman yang datang bisa asyik mendiskusikan banyak hal, atau sekedar membaca buku sambil menikmati udara terbuka dari jendela jendela yang terbuka lebar. Aku membayangkan, ruangan ini akan menjadi ruangan favoritku mencari ide dan belajar.


Duduk berjam jam menghabiskan waktu untuk menulis dan menemukan sesuatu yang briliant. Mm .. kalau sudah begini, hasratku untukmenjadi penulis tumbuh lagi. Walau gak pede ..
Tapi, mungkin aku akan menemukan banyak cerita untuk menulis puisi yang akhir akhir ini banyak tersendat.


Wah .. panas badanku sudah mulai membaik. Mm .. apa gara gara menghayal ya?

Selengkapnya...

6

2010_03_18 Ketika Tuhan Berbicara Lain


Hari yang indah ...
Walau tiba tiba, badanku diserang suhu sedikit meninggi, 37.1 pagi ini. Rencana untuk bepergian pun terpaksa kutunda.


Sambil menikmati semangkok sup .. aku mulai teringat kisah ringan sore kemarin. Adik iparku yang kedua mulai mengandung dan sudah berjalan 6 minggu. Satu kebahagiaan yang tiada tara dalam keluarga. Setelah sebelumnya, adik iparku yang bontot juga sudah melahirkan bayi lucu yang menggemaskan.


Sekalipun aku bertempat tinggal tidak jauh dari adik iparku yang kedua, namun aku terbilang tak terlalu sering mengunjunginya, selain sebatas komunikasi via sms. Kondisinya yang sering mual cukup membuatnya kebingungan. Tak nafsu makan, bahkan melihat makanan pun tak menimbulkan selera yang membaik.


Berhubung, aku sendiri belum pernah merasakan kehamilan, aku banyak berkonsultasi dengan beberapa teman, browsing via internet dan bertanya dengan orang tua, salah satunya ibu mertuaku.
Tanpa bermaksud membuka sesuatu yang tidak berkenan, .. aku tertegun dengan pertanyaannya yang sering ia ucapkan dulu, ketika awal awal pernikahan kami. Beliau selalu mempertanyakan tentang kehadiran bayi dalam lingkungan rumah tanggaku. Dengan praduga yang tumbuh, kekurangan itu datang dariku.


Pro dan kontra, tumbuh dalam hatiku ..
Jatuh bangun aku menghadapi pertanyaan dan penyataan nya yang tidak mudah untuk diterima. Menyakitkan, menyedihkan .. mengecewakan, namun ia adalah orang tua yang tetap harus dihormati. Aku belajar bagaimana mengendalikan emosi, belajar sabar dan ikhlas yang tumbuh perlahan membuatku kuat.


Ketika Tuhan berbicara lain .. suamiku setia berdiri disampingku di saat duka berkecamuk. Tentang persepi orang, tentang praduga mereka. Ia melihat sesuatu yang lebih dari sekedar diriku, yang tengah sedih oleh keputusan di luar kuasa kita, sebagai manusia. Ia melihatku menjadi kuat, perlahan dan tetap semangat, tak perduli suara suara sumbang menyerang kami. Ia semakin kuat menggenggam tanganku ..


Beberapa tahun pernikahanku berjalan, setiap campur tangan pihak ke-3 membuat kami semakin bertahan dalam fondasi kejujuran, keterbukaan, rasa percaya dan saling menghormati. Saling mengisi dan selalu riang selayaknya masa masa pertama itu bertemu.


Aku mengorbankan kehidupan ambisiku, dan kini menjadi ibu rumah tangga yang siap menanti kehadiran si kecil, selama perjalanan pernikahanku. Namun Tuhan berbicara lain ..
Tuhan belum menghadirkan malaikat kecil itu, meramaikan kehidupan kami berdua. Kami tetap menerima dengan rasa bahagia yang tak terkira. Karena semua akan tiba di saat yang lebih tepat, dari yang kita kira.


Ia tak pernah terlalu cepat dan terlambat mendatangkan rizki NYA.


Kali ini, aku bisa menjawab pertanyaan itu dengan lebih tegar. Dengan tersenyum dan sabar .. aku mencoba menepis kekhawatirannya akan masa tua kami, tanpa seorang anak yang kelak akan memperhatikan kami.
Ia menanyakan bagaimana perkembangan kesehatan kami selama berobat di dokter. Apakah keadaan kandunganku baik baik saja?


Siapa yang tidak ingin menimang buah hati, di dalam rumah tangganya? Semua ini di luar kuasa manusia, setelah apa yang telah diusahakan.

Bila Tuhan berbicara lain .. apalah kekuatan manusia untuk bisa merubahnya?
Antara aku dan suami tak pernah mempermasalahkan kehadiran buah hati yang tak juga kunjung datang di tengah usia kami yang terus bertambah. Suara suara di luar lah yang semakin memperburuk keadaan dan mencari kambing hitam untuk dipersalahkan. Akankah itu solusinya?


Apa yang kita lakukan akan berjalan seperti lingkaran .. dan kembali kepada kita. Keihklasan dan kesabaran akan ketentuan yang diberikan NYA, akan menjadi hadiah paling indah atas tantangan hidup yang dijalani.
Aku akan tetap melakukan yang terbaik .. sekalipun kebaikan itu tak selalu dilihat dengan kebaikan juga ..

Selengkapnya...

4

2010_03_17 Cerita Bocah Kecil

Suatu ketika ..
Dalam perjalanan pulang ke Jakarta dari Bogor, aku dan kakak sepupuku naik kereta ekonomi AC seperti biasanya. Perjalanan santai sembari melakukan tugas tugas rutin selalu kami lakukan sebulan sekali.


Dari ujung lorong gerbong kereta, terdengar suara bocah kecil yang riang menyapa orang orang. Ia adalah bocah dengan kekurangan pada fisiknya. Usianya sekitar 6 tahun, kira kira dilihat dari besar tubuhnya. Kulitnya coklat, namun kedua tangannya tidak tumbuh dengan sempurna, hanya sebatas lengan atas. Begitu juga dengan kakinya yang mengharuskannya mengesot selama perjalanan.


Namun kelincahannya berlari, dan gesitnya naik turun kursi penumpang, membuatku terkagum kagum dengan semangat nya. Ia menyapa beberapa penjaja minuman, asongan dan tukang koran yang selalu ramah bermain dengan nya. Dibelakangnya berdiri seorang ibu muda dengan kain jarik panjang melingkar di leher dan bahunya. Tersenyum sambil mengawasi buah hatinya yang tengah bermain. Beberapa penumpang kereta, santun memberikannya lembaran lembaran rupiah. Dan ia terima sambil mengarahkan tangan kecilnya kepada sang ibu.


Ia bermaksud mengatakan, untuk memberikannya lembaran lembaran itu kepada sang ibu yang sedari tadi membawa gelas plastik untuk menampung uang uang yang diterimanya.


Kakak sepupuku tertegun, entah apa yang difikirkannya. Wajahnya serius mengamati bocah kecil itu. Mungkin ia bergumam dalam hati .. seandainya bocah itu terlahir sempurna, tentu masa masa bahagia sudah ia rengguk sekarang. Ia hanya berujar," Kasian ..." ditengah tatapan sendunya.


Aku hanya tersenyum ...
Tak ada yang perlu dikasihani dari seorang bocah polos yang riang bermain. Sekalipun ia memiliki kekurangan fisik, namun ia memiliki kesempurnaan hati. Coba bayangkan .. bila kita berada dalam posisinya .. akankah kita berani tampil di depan umum dengan keriangan yang sama? Dengan canda dan kelincahan yang sama? Tanpa perlu merasa malu, rendah diri, terpuruk bahkan berteriak tidak adil dihadapan Tuhan?


Ia adalah cermin bagi manusia manusia sempurna ...
Sempurna dalam fisik, namun tidak dalam hati dan fikirannya ..
Renungkan satu hal. Dengan kesempurnaan yang diberikan oleh Tuhan, kita masih merasa rendah diri, tidak PD, bahkan masih memekik "kurang". Merasa tidak adil dengan cobaan yang diberikan, bahkan malas berjuang menjadikan dunia lebih baik, ... menjadikan diri lebih berarti bagi orang lain.


Bocah kecil itu adalah malaikat yang menyampaikan pesan pesan terselubung bagi kita yang mampu bersyukur. Jadi .. jangan katakan "kasian" itu kepadanya. Kasian itu seharusnya tertuju kepada kita yang selalu merasa kurang dengan nikmat lebih Tuhan yang tak bisa dihitung ..


Teringat ucapan seorang Gusdur kepada putrinya, disaat Beliau masih ada. Manusia yang baik adalah manusia yang dapat berguna/bermanfaat bagi orang lain.
Dan bocah kecil itu, membuka mataku untuk tetap hadir dalam lingkungan, dimana mereka membutuhkanku. Bocah kecil itu telah mengetuk hatiku untuk tidak melupakannya.

Selengkapnya...

4

2010_02_19 Ide Mandiri Membangun Usaha

Wirausaha ..
Mencoba usaha sendiri, dimulai dari hobby ataupun aktivitas sehari hari. Mengasyikkan bagi kaum wanita yang mungkin memiliki waktu luang lebih banyak. Seperti diriku ..
Banyak hal disekitar kita yang dapat diolah menjadi sumber daya pemasukan lewat kreatifitas ataupun pengenalan terhadap barang yang banyak manfaatnya.


Berbagi cerita dan pengalaman tentang wirausaha memang tidak ada rumusan baku. Ide untuk memulai bisa datang darimana saja. Selama memiliki keinginan, dan kemauan untuk belajar dan mencari informasi. Banyak menggunakan waktu untuk survey dan melihat langsung ke lapangan.
Mengutip dari artikel Kompas, "setiap wanita memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama dalam mengelola, dan menciptakan usaha mandiri yang menghasilkan pendapatan." Jadi, kapan kita bisa memulainya?


Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mempertanyakan kesiapan diri sendiri membangun usaha mandiri ini:


1. Ketika memulai suatu pekerjaan, anda tidak cepat lelah/bosan


2. Usaha/bisnis ini dimulai atas dasar suka dan bisa untuk dilakukan. Bukan sekedar trend atau ikut ikutan semata.


3. Menjalankan bisnis yang berbasis hobi lebih mudah, karena bisa berkembang dan berinovasi. Dan tidak pernah lelah untuk mencari hal-hal yang baru.


4. Memahami tujuan dalam berbisnis. Apakah untuk sekadar membunuh waktu (agar tidak merasa menganggur), tuntutan ekonomi (membantu pasangan), atau karena ingin berkarier.


5. Anda sangat percaya diri, dalam menghadapi tantangan usaha. Bisa jadi saat ada sedikit terpaan dalam bisnis, Anda akan menyerah.


6. Berani mengambil resiko dalam berbisnis, meskipun ada potensi untuk gagal atau menerima kekalahan. Namun, sudah punya rencana cadangan atau back up saat resiko yang diambil justru salah.


7. Selalu mencermati keadaan pasar dengan terus meriset dan ikut serta dalam diskusi, pameran, atau seminar. Dengan rajin memperluas networking dan menambah pengalaman.


8. Fleksibel dan tidak takut mengambil keputusan. Dalam dunia bisnis, keputusan bisa berubah dalam hitungan menit bahkan detik. Jadi bersiaplah.
**Female.kompas


Pengalamanku ketika 2002 akhir membangun usaha, memang bukan sesuatu hal yang mudah bahkan tak terfikirkan akan bisa berdiri untuk beberapa waktu lama. Membangun usaha adalah impian seorang enterpreneur muda. Muda dalam kaitannya baru memulai.


Sebelum berkecimpung, memberanikan diri membuka toko, aku terjun dan bekerja terlebih dahulu dengan orang lain hingga 2 tahun. Menjadi sulit bukan berarti menjadi tak mungkin. Di tengah tengah keinginan untuk menjadi bisa, aku lalui hari hari yang mungkin banyak melelahkan dan menanti kesiapan "bisa". Hari hari kuhabiskan dengan belajar ..


Baru setelah waktu memberikan kecukupan ilmu, aku mencoba untuk belajar mandiri dengan risiko yang sudah kupelajari. Langkah pertama ketika itu adalah dengan:
1. Melakukan survey pasar terhadap permintaan/kebutuhan, terhadap peminat dan pesaing disekitar.
2. Melakukan survey pasar terhadap harga dan kualitas barang/jasa terhadap pesaing disekitar.
3. Melakukan survey produk/barang.
4. Pengenalan produk/jasa kepada konsumen.
5. Memulai usaha.


Banyak point yang bisa diurai didalamnya. Namun secara garis besar, usaha kecil bisa dimulai dengan menjembatani suatu permintaan hingga kebutuhan itu benar terpenuhi. Namun sebelum benar benar memperkenalkannya kepada konsumen, pertama, penting bagi kita untuk mengenal di awal karakter produk/jasa yang akan kita jual.
Ini bertujuan untuk mengantisipasi pertanyaan yang timbul dalam rangka pengenalan produk/jasa, dan juga untuk meyakinkan pembeli/peminat akan kualitas dan manfaatnya.


Selamat mencoba ..

Selengkapnya...

2

2010_02_05 Award Dari Sahabat dan Kisah Bijak

Ibuku selalu bertanya padaku, apa bagian tubuh yang paling penting? Bertahun tahun aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar. Ketika aku muda, aku fikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia. Jadi aku jawab,"Telinga, Bu". Tapi itu bukan jawabannya.


"Bukan itu, nak. Banyak orang yang tuli. Tapi teruslah berfikir. Aku akan menanyakannya nanti."


Beberapa tahun kemudian, aku mencoba menjawab, sebelum ia bertanya padaku lagi. "Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata." Dia memandangku dan berkata,"Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah. Karena masih banyak orang yang buta."


Gagal lagi, aku meneruskan usahaku menemukan jawaban baru dari tahun ke tahun. Ibu terus bertanya kepadaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."


Akhirnya, tahun lalu, Kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua keluarga menangis. Bahkan ayahku menangis. Aku sangat ingat itu, karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku, mengucapkan selamat tinggal kepada Kakekku.
Ibu bertanya lagi kepadaku. "Apa kamu sudah tahu bagian tubuh apa yang paling penting, sayang?"


Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku bahwa pertanyaan ini penting buatku. Ini akan menunjukkan apakah kamu benar benar "hidup". "Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu. Aku selalu berkata kamu salah. Dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi hari ini adalah hari dimana kamu harus mendapat pelajaran penting".


Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat wajahnya penuh dengan airmata. Dia berkata" Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu." Aku bertanya," Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"


Ibu menjawab,"Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangi, ketika mereka menangis. Kadang kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman, agar kamu selalu punya bahu untuk menangis, kapanpun kamu membutuhkan.


Akhirnya aku tahu bagian tubuh yang paling penting, adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi simpati terhadap penderitaan yang dialami oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan. Tapi orang tidak akan pernah melupakan bagaimana kamu membuat mereka berarti. **Motivasi.net





Bersama kisah kisah bijak dan 2 Award yang dikirim oleh sahabatku, Mbak Reni, aku ingin berbagi kebahagian untuk sahabat sahabatku yang mampir di blog ini. Rulesnya memang musti berbagi kepada 13 sahabat, tapi karena aku jarang blogwalking .. lagi. Jadi ku bebaskan kepada siapa pun sahabat yang ingin berbagi award kepada sesama teman blogger lainnya ..


Semoga dapat diteruskan dengan kebaikan ..

Selengkapnya...

10

2010_01_16 Wiken Tanpa Ke Mall-Ulik Keramik


Week end kali ini kemana ya?
Berlibur dirumah saja? Mm .. sudah hampir tiap minggu dihabiskan dengan bersama sama dirumah. Ke mall? ugh .. gitu gitu aja mallnya ..
Ke toko buku? Buku yang kemarin masih belum dibaca ..
Ke rumah teman? Ngapain yah??


Cari suasana baru yuk ^.^
Berlibur tanpa harus ke mall .. tapi berkunjung ke salah satu situs sejarah masa lalu. Digiring oleh ide muda dan segar, Wiken Tanpa Ke Mall memulai kebersamaannya (yang ketiga) ini menuju ke Museum Seni Rupa dan Keramik di Kota Tua-Jakarta.


Dari awal WTM ini memulai aktivitasnya ke Ragunan, aku sudah berkeingin dan untuk bergabung dan menikmati suasana berbeda bersama teman teman baru dan aktivitas yang dilakukan. Mm .. sayang, waktu tak selalu terbuka memberi kesempatan. Akhirnya .. pertemuan ketiga inilah, yang membuatku mampu bercerita dan menuliskan uniknya meramu bentuk bentuk tanah liat menjadi keramik


Diawali pukul 09.00 pagi, ketika itu hujan terasa cukup deras. Antara rintik hujan dan dinginnya suasana, peserta belum terlalu banyak datang.


Setelah mendaftar ulang, aku dan temanku dipersilahkan berkeliling dan memotret sebagian koleksi museum. Mm .. sudah lama aku tak memasuki museum. Tangga setapak menuruni satu ruangan yang berisikan peralatan zaman dahulu di dalam kotak besar berlapis kaca. Mm .. sederhana namun menyimpan banyak cerita. Aku mengabadikan isi ruangan ..


Sembari "berkelana" dan menikmati etalase keramik, beberapa teman dan peserta lain pun berdatangan. Mm .. hujan mulai reda. Bangku bangku disediakan di sisi halaman rerumputan yang teduh. Sayang sekali ya, museum ini nampak tak menarik minat pengunjung. Padahal bisa diadakan banyak kegiatan yang berkaitan dengannya, akan menjadi satu wisata kota yang menarik minat banyak kalangan. Bahkan untuk mengkomersilkan kreatifitas keramik didalamnya ..


Guide Museum pun siap mengantar. Berkeliling .. dan menerangkan sisi museum dengan isinya. Beberapa fotographer yang siap dengan kalung kameranya pun beraksi. Termasuk diriku.
Jepret sana .. jepret sini ..
Menaiki tangga yang meliuk drastis, menyeramkan buatku .. dan melihat sisi ruang yang berbeda dengan banyak jendela di kiri kanannya.


Pertengahan waktu, kami dibawa ke dalam satu aula besar dan kisah keramik pun dimulai. Mbak Nia Gautama mulai membuka pertemuan dengan menceritakan bagaimana dirinya tertarik dan akhirnya terjun ke dalam dunia keramik. Beberapa slide diperlihatkan tentang keunikan dan keragaman keramik. Bagaimana keramik begitu ramah disosialisasikan kepada masyarakat di dunia luar Indonesia.


Setelah makan siang dan sejenak beristirahat, kami digiring ke satu barisan panjang dimana sebongkah tanah liat telah dipersiapkan untuk masing masing peserta. Kami saling duduk berhadapan dan mulai membuka plastik plastik hitam yang membungkus tanah liat. Sebatang lidi seperti sumpit tipis disediakan membantu dalam hal pembentukan tanah liat menjadi satu benda yang lebih bernilai.


Mbak Nia mulai memberi aba aba bagaimana memulai mengolah bentuknya. Dibantu 2 mahasiswa senirupa di sisi barisan panjang, kami diarahkan untuk membulatkan tanah liat dan menekannya dengan jempol. Hingga membentuk satu cekungan seperti mangkuk kecil.


Para peserta nambak sibuk merapikan kreasinya. Suara suara canda tawa terdengan dari tiap tiap barisan. Namun akhirnya kesempatan untuk berkreasi dibiarkan terjadi. Ada yang membentuk kudanil .. lalu boneka, ular ularan .. vas bunga .. asbak .. dan masih banyak lagi.


Tak ketinggalan atraksi membuat keramik dengan meja putarnya pun berlangsung. Mm .. peminat sibuk mendekati artist keramik ketika memutar mejanya. Wow .. seperti dalam film Ghost dimana Patrick Swayze dan Demi moore memainkan jari jemarinya hingga beradu sangat romantis. Uuuu .... ha ha ha ..





Foto foto selengkapnya dapat diintip di sini.


Kesederhanaan acara sekaligus mengajak kita mengenal hal hal lain yang sering kita abaikan, namun tak berada jauh dari lingkungan kehidupan kita. Keramik .. banyak asesoris rumah yang selalu berkaitan dengannya. Dan kita sempat melupakan bagaimana uniknya keramik cantik itu dibuat. Dari sebongkah tanah liat yang lengket, coklat dan bahkan tak bernilai. Ditangan yang tepat, ia berubah serupa perhiasan rumah yang indah. Tanpa kehadirannya .. sense eksotis Indonesia belumlah lengkap.


Kreatifitas sangat dibutuhkan dalam menyulap sebuah kesederhanaan menjadi satu cita rasa yang tinggi. Andakah pemilik kreatifitas itu?

Selengkapnya...