10

2009_06_30 Mandi Yuk ..


Gambar diambil di sini


Selamat pagi .. sudah mandi belum?
Ucapan manis ini diungkapkan seorang ibu kepada anak anak kecil yang tengah bermain di halaman rumah. Sekalipun wangi tercium dari wajah wajah lucu dan ceria, namun pertanyaan itu sengaja dilontarkan sekedar menikmati ucapan bocah bocah yang mengatakan "sudaaaaahh .." atau mengangguk angguk.


Seiring dengan lagu klasik anak anak, "Bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi. Habis mandi kutidur lagi .." *LOH*


Teringat ketika dulu kecil, aku paling susah mandi. He he .. kalau sudah keasyikan sesuatu, atau lagi libur tiba, yang ada acara tidur pun menjadi favorit. Lain hal bila harus berangkat sekolah, tentunya acara mandi pagi menjadi rutinitas yang mengharuskan. Sekalipun dingin airrrrnyaaaa .....


Acara mandi bukan hanya sekedar mengguyur air, atau berendam saja. Namun juga membasuh badan yang tersentuh debu, kotoran dan keringat dengan sabun, plus membersihkan sel sel kulit yang mati. Khabarnya debu dan kotoran itu mengandung lemak yang bisa ter eliminasi oleh sabun yang netral.


Waduh .. rupanya yang namanya mandi bisa beraneka macamnya. Mungkin ini yang disebut spa? Ada yang mandi coca cola, mandi DUIT?? hi hi hi .. yang ini mah bukan mandi ya?
Mandi Cream, mandi pasir .. mandi coklat, mandi anggur ... apa ya manfaatnya? Klik di sini buat melihat hal yang aneh tersebut diatas.

Survey mengatakan ternyata, mandi juga memiliki peranan dalam meningkatkan sistem kekebalan, mencegah penyakit kulit, bahkan untuk menyembuhkan masalah medis yang serius. Yaitu dengan berendam di dalam bak air hangat, 1/2 jam bisa menurunkan kadar gula dalam tubuh 13 persen, sementara yang berendam 10 menit dapat memperbaiki kesehatan jantung.


Selain itu juga bermanfaat untuk mengeluarkan racun racun tubuh, mengurangi stress, penyakit kulit, flu dan sakit kepala, insomnia serta melancarkan sirkulasi darah. Ikuti cara cara di sini dalam membantu prosesi relaxasi tubuh dan penyembuhan penyakit.


Dari beberapa artikel yang kubaca, mandi di beberapa tempat/wilayah/negara bisa berbeda beda tabiat dan kebiasaannya. Yang di luar negeri, .. belum tentu bisa merasakan nikmatnya mandi ala jebyar jebyur dengan bak mandi. Melainkan dengan bath up-berendam atau minimal shower-air pancuran.


Buat negara yang memiliki musim dingin, kebiasaan mandi pun belum tentu dilakukan sehari 2x seperti di negara tropis yang kaya akan air. Siapa yang tahan dengan suhu air yang dingin membasuh tubuh kita. Kebiasaan mereka hanyalah cuci muka dan membasahi tubuh dengan air seperlunya saja.

Perbedaan itu terlihat di negara kita yang terbiasa dengan mandi bermacam macam media. Ya mandi kembang *tengah malam - waduh??*, mandi coklat *biasanya sambil berendam-spa, untuk menghilangkan racun racun tubuh*, mandi susu, mandi dengan kopi, atau dengan aneka rempah rempah. Tentunya air yang disajikan lebih hangat dari air yang biasa digunakan. Selain untuk melancarkan aliran darah, membuat kulit bersih dan kembali mulus juga membuat fikiran kita kembali tenang lewat aromanya.

Mandi kembang yang sering dilakukan banyak wanita, memberikan efek kelembutan dan aroma relaxsasi. Jenis bunga yang digunakan tentunya adalah mawar, melati, kenanga, cempaka, dan masih banyak lagi, seperti yang dikutip di sini.

Berbeda dengan mandi hujan yang menjadi favorit anak anak. Wah .. kenikmatan masa kecil yang tak bisa diulang. ^.^ ..
Namun kondisi tubuh harus fit sebelum dan sesudahnya. Mengingat suhu air hujan yang turun tentu lebih dingin dari suhu tubuh kita sendiri, disarankan untuk segera mandi kembali dengan air bersuhu normal.

Kebiasaan mandi memang penting untuk pribadi yang aktif yang selalu mengutamakan kebersihan tentunya. Setiap saat kita berkeringat. Tentu rasa lengkat dan aroma yang kurang sedap menganggu kedekatan kita dengan orang lain.
Namun dengan hangatnya ataupun dinginnya suhu air yang kita gunakan untuk membersihkan diri mampu membuat semangat hidup kembali aktif dalam melakukan rutinitas.

Selengkapnya...

4

2009_06_29 Dia yang selalu kutunggu




Dia yang selalu kutunggu

dalam setiap perjalananku ..

ada .. atau tidak ada ..



Dia yang selalu menampakkan sisi kemegahan

Yang selalu berdiri tegak ..

mengamati setiap sisi tingkah manusia

Namun hanya mampu melihat tanpa bisa berkata kata

Hanya mampu mematung tanpa sanggup berseru tidak



Dia .. adalah keagungan sisi sebuah kota

Yang menjaga walau tak bisa melindungi

Yang menyaksikan kesempurnaan walau tak bisa bertepuk tangan



Berselimut awan ketika lelah menghampiri

Menyandarkan hamparan permadani

Ketika matahari lugas menghampiri



Dia akan selalu menjadi yang terindah .. dimana pun itu

Tak perduli perbedaan membuat jarak begitu jauh

Karena dia akan selalu menjadi lukisan itu

Yang tak akan pudar oleh kebosanan

Derunya waktu .. kerasnya kehidupan


Lagi "blank" nulis puisi, aku mengangkat puisi lama yang pernah kutulis di sini. Buatku pemandangan gunung, awan dan hamparan permadani pepohonan dan rerumputan selalu menjadi satu yang menginspirasiku dalam menulis dan berhayal.

Puisi buatku merupakan curahan hati. Dulu aku biasa menuliskannya dalam buku diary. Semenjak buku buku itu terkesan "tidak aman" alias suka ada yang membacanya .. ^.^ alhasil aku menuliskannya secara perlahan lewat puisi. Tak ada yang musti mengetahui artinya, sekalipun setiap orang membacanya. Karena masing masing memiliki imajinasinya sendiri sendiri juga interpretasinya.

Puisi pertamaku berjudul Matahariku. Ketika itu aku kelas 5 SD.
Tapi entah kemana puisi itu kusimpan. Puisi keduaku kumulai lagi ketika aku SMA. Dan kurangkum dalam sebuah buku yang tipis. Seseorang yang kuijinkan membacanya hanya mantan pacarku, yang sekarang menjadi suamiku. ^.^

Dia banyak mengenalku juga lewat tulisan tulisanku yang ketika itu banyak sekali sedihnya. He he .. soalnya ketika moodku sedang bagus, aku hampir tak punya ide buat menulis.
Sekarang dimanapun aku berada, ketika ide itu datang tak lepas tanganku menuliskan beberapa bait bahasa. Mumpung lagi ada ide .. kalau lewat sedikit, lupa dech. ^.^

Impianku, ingin bisa berkunjung ke Gn Bromo dengan suami. Menyaksikan keindahan alam dan menuliskan beberapa bait puisi di sana. Semoga ya .. ^.^

Selengkapnya...

2

2009_06_28 Browsing Via Blog, Ketemu Apa Saja Ya?


Browsing ... googling ..
Bertapa sama om gugel, memang sesuatu yang mengasyikkan. Pernah menemukan web/situs/blog yang mengasyikkan? Menarik minat/hobby kita? Pasti ..
Disengaja mencari .. atau tak sengaja mencari.


Kalau memang mencari sesuatu yang sesuai tujuan kita, biasanya lewat om gugel. Kali ini, browsingnya lewat om blogspot. Nah bagaimana caranya mencari suatu artikel yang tidak disengaja, tapi bagus? Untung untungan sich.
Caranya:


Biasanya kalau blog kita pakai blogspot, dengan tampilan layout/theme yang masih dasar *alias belum ditemplate dengan style lain* pada bagian atas terdapat tulisan "telusuri blog" "panji blog" "ikuti blog" "blog berikut". Nah klik kanan "blog berikut" lalu buka pada new tab/new window. Disitulah akan terbuka blog blog lain dari teman teman blogger di luar negeri dan dalam negeri.


Bingung dengan bahasanya? he he he ..
Jangan khawatir. Sekalipun kita tak bisa memahami secara detail dan keseluruhan, minimal kita bisa meraba raba makna tulisannya, menceritakan tentang apa. Caranya?
Mampir ke www.google.com. Disebelah kiri atas ada tulisan translate/terjemahan. klik !!
Copy tulisan bahasa asing dan paste di kolom translatenya. Lalu translate dalam bahasa kita.


Google translate ini bisa menerjemahkan dari bahasa asing ke bahasa asing lainnya. Itu cukup membantu kita menyimak/mengikuti tulisan sahabat blogger di luar sana.


Nah bagaimana bila blog yang kita temukan, dibagian atas template/layoutnya tidak terdapat tulisan "blog berikut"? Kita bisa kembali kepada blog sebelumnya, atau klik "back" pada layar komputer kita. Blog blog yang disajikan akan terbuka secara random. Jadi kita selalu menemukan yang baru lagi, dan sangat jarang bertemu blog blog yang pernah kita buka sebelumnya.


Apa saja yang sudah kutemukan selama ber blogspot ria? Yuk ... kita bagi bagi ilmu. Siapa tahu kita butuh referensi, tentunya sahabat blogger di luar sana bisa membantu lewat artikel di blog blognya.



Anda suka merajut? apa saja yang bisa dibentuk dari hasil rajutan benang wool ya? Tas? Baju? Slayer? topi ? Agh ... klik di sini ya?



Yang suka menyaksikan keindahan bunga bunga menawan dan unik, klik di sini. Ternyata masih ada ya, jenis bunga bunga yang diluar sepengetahuan kita. Gak hanya bunga bunga yang disebut dalam lagu "lihat kebunku". Tapi rupanya juga bunga bunga yang diciptakan Tuhan itu, lebih banyak dari yang kita kenal.



Ketika pertaa aku menemukan blog ini, terusterang cukup bikin penasaran dan quite weird. Si imut dan cute ini rupanya tumbuh dalam beraneka bentuk dan warna. Klik di sini buat tahu lebih jauh.



Travelling gak harus menggunakan uang yang banyak rupanya. Berseluncur di dunia maya dan membaca blog orang tentunya merupakan keasyikan sendiri. Lewat foto foto yang disajikan, kita bisa banyak mengetahui belahan dunia yang berbeda. Seperti yang disajikan berikut.


Pecinta diamong/berlian.
Wah .. melihat harganya saja sudah merinding. Namun untuk sekedar mengagumi dan inspire kita .. bukanlah hal yang musti mengorek isi kantong bukan? Klik di sini buat menyaksikan keindahan kreatifitasnya.



Keindahan Sakura, klik di sini.
Wah .. yang namanya Bunga Sakura, yang memenuhi seisi pohon tentunya indah sekali. Beraneka warna dengan keteduhan dan romantisnya suasana di Jepang. Hi hi .. biar belum pernah ke Jepang, setidaknya keindahannya bisa kita rasakan bersama lewat blog yang satu ini.



Suka pernak pernik asesories?
Jangan lewatkan koleksi di sini dan di sini. Biar gak bisa beli nya *sangking mahal plus jauh belinya* minimal kita bisa mengagumi atau malah ter inspirasi untuk ikut membuat hal yang sama. Siapa yang tahu?



Siapa yang suka empek empek?
Bisa pesan lewat internet loh ... aku sudah mencobanya. Klik di sini. Tersedia dalam beberapa paket, dan dapat dihubungi dengan email ataupun sms. Mm .. daripada jauh jauh ke Palembang, mending minta kirim saja .. ^.^

Tentunya masih banyak lagi yang kutemukan ketika melakukan browsing via Blogspot. Ayo temukan sesuatu yang berbeda dari blog blog kita.
Semangat !!

----
Temuan lain:
----
Selengkapnya...

2009_06_27 Rapi Dalam Berdokumentasi


Gambar diambil di sini


Pernah merasa panik, dan bingung ketika mencari satu dokumen, laporan atau data terakhir, sementara kita lupa meletakkannya dimana? Diantara bejibunnya tumpukan kertas dan folder?
Selain memakan waktu lama juga tingkat konsentrasi yang buyar seketika. Mm .. pekerjaan akan berjalan mundur tentunya.


Hari itu, aku sempatkan full day untuk memberantak isi file file yang sudah ada, dan memasukkan lembaran lembaran yang masih "menggelantung". Hi hi .. lantai berserakan kertas kertas yang terbagi atas dokumentasi barang, pribadi, dan bank. Wah, rupanya .. aku sempat terlupa. Beberapa file masih belum berhasil kuurus hingga selesai kelengkapannya.


Sehari itu, waktu berjalan tanpa terasa. Keasyikanku ketika menangani pekerjaan memang membuat yang lain minggir. Alias tak boleh diganggu .. ^.^
Hingga belum sampai siang .. pekerjaan pun selesai. Sekalipun beberapa folder sudah tak muat lagi dan harus ditambahkan dengan folder yang baru.


Seberapa pentingnya kah kita mengurus dan mengatur dokumentasi yang kita miliki? Ketika menilik beberapa dokumentasi pekerjaan di kantor, semua terlihat tertata rapi. Dengan begitu akan mempermudah prosesi kita dalam bekerja. Baik dalam hal kelengkapan surat suratnya, narasi pekerjaan dari awal hingga akhir. Ini berkaitan dengan efisiensi dalam bekerja dan pengelolaan waktu yang efektif.


Dokumentasi yang tepat berarti, data yang dapat diandalkan disaat saat yang tepat dan singkat. Siap dipergunakan untuk analisa, laporan bahkan presentasi yang dilakukan "suddenly happened" alias dadakan. Wah, .. gak kebayang kalau dokumentasinya berantakan, bagaimana mau mempercayakan pengolahan data pada akhirnya.


Gejala tidak efisiensinya waktu adalah ketika kita tergoda menerima satu email, surat menyurat lainnya atau lembaran dokumen yang "sementara" tergeletak dalam satu folder. Atau selamanya berada dalam folder itu. Ups .. kekacauan akan muncul ketika narasi cerita satu pekerjaan mulai berakar kemana mana. Bagaimana bisa menyederhanakan pekerjaan akhirnya kalau waktu berharga kita akan terbuang percuma?


Kita bisa memulainya dengan menyimpan beberapa data dalam folder/ file yang sudah dikategorikan.
  • Hindari menyimpan dokumen/surat yang tidak perlu. Se selektif mungkin melakukan sortiran, mana yang perlu disimpan dan yang tidak.
  • Memberikan nama singkat untuk mengidentifikasi atau yang berhubungan dengan folder. Bisa dilakukan dengan pemberian warna warna untuk membedakan file/folder yang berbeda pula.
  • Untuk satu narasi cerita/satu proyek/satu aktivitas, kumpulkan dalam satu file/folder yang sama. Bila memiliki keterkaitan dengan narasi yang lain, lakukan pengcopy an data untuk disertakan di narasi aktivitas yang lain.
  • Pengaturan file dengan tanggal, nama, tokoh utama/pelaksana, nama aktivitas akan mempermudah pencarian data.
Yuk kita mulai aktivitas kita ... ^.^


----
Related Posts
Selengkapnya...

2

2009_06_26 Tulisan Seorang Suami ...




Kisah inspiratif ini, kusebarkan dengan kebaikan kepada sahabat, teman, dan keluarga yang selalu bersyukur dan mengenal arti sebuah cinta.
Thank you Mas Iwan untuk mengizinkanku menyebarkan buah kebaikan.


Aku sdh menjalani hidup selama hampir 15 th (pacaran 8 tahun dan merit 7 tahun) dah punya satu anak (Sedang program yang ke Dua). Kehidupanku berjalan mengalir saja, walau ada sedikit riak dalam kehidupan rumah tangga itu hal yg biasa. Ketika Cinta tidak lagi menjadi nomer 1, tetapi kami tetap punya komitment yg sama kuatnya.


Komitment untuk membesarkan anak anak, menyekolahkannya sampai keluar negeri. Kami punya komitment membangun suatu bisnis bersama. Istriku sangat mendukung. Jika aku mulai down, dia selalu ada disampingku. Godaan silih berganti, kadang aku jatuh, tapi aku bangun dan semakin menjadi kuat. Setiap SAAT (tiap detik, menit, jam, hari, tahun) adalah PERJUANGAN untuk diriku mempertahankan rumah tanggaku.

Aku punya banyak teman wanita. Wajah dan fisik mereka banyak yg jauh lebih dari istriku ( kalo mau jujur sihhh..). 

Tetapi setelah aku mengenal mereka, ternyata mereka masih belum apa apa. Tidak se matang dan sekuat Istriku. Walaupun Istriku tidak secantik 12 tahun yang lalu *waktu masih remaja* tapi kekuatan dan kecantikan dalam dirinya terus bertambah. Dia semakin matang, semakin pengertian. Saat aku lelah dia memberi sandaran punggungnya buatKU. Dia menjaga anak anakku dengan sangat baik *walau kelihatannya sangat berlebihan*.


Saat aku mulai ragu, dia menyakinkanku untuk tetap maju. Saat aku bercerita tentang teman wanitaku, dia tersenyum tak ada kecemburuan dari matanya, dia mendengarkan semua ceritaku.


Saat kancing bajuku lepas, dia menjahitnya *walaupun aku punya 3 orang pembantu*. Saat batuk dan aku meringkuk dalam kedinginan, dia menyelimutiku sama seperti dia melakukannya untuk anak anakku.


Saat aku malas berdoa, dia tidak menceramaiku. Dia cukup mengajarkan cara berdoa untuk Anakku.


Saat godaan datang, dia memberiku semangat dan kekuatan. Saat fikiranku lelah, dia memberiku sebuah buku tentang cinta


Aku berusaha menepisnya jauh jauh , dan aku selalu berfikir , kecantikan mereka akan hilang, hingga tak ada lagi yg tersisa.


Saat kita menghargai seseorang dari kecantikannya, maka kita akan mudah mendapatkannya, karena DIATAS LANGIT SELALU ADA LANGIT, Dan semuanya akan mudah hilang dengan berjalannya waktu. Tetapi saat kita menilai seseorang dari kekuatan HATI dan MIND maka kita akan sulit mencari tandingannya. Sesuatu yg tak lekang dan hilang disapu waktu.


Aku berfikir dan membayangkan saat usiaku telah senja, saat mata mulai rabun, saat kerut tak terhindar, saat kulit kering kerontang, saat rambut botak memutih, saat sesak nafasku dan berbau, saat jalanku mulai terseok, saat nafas terakhirku tiba. Cuma ada 1 orang yg tetap ada disisiku.


Bukan seorang gadis cantik nan molek bahkan bukan juga kedua anak tercintaku *mereka akan punya kehidupan yg perlu dilanjutkan*, tetapi seorang wanita tua yg selalu tersenyum dan sabar menemaniku, Istri tercintaku.


So .. katakanlah tanda kasih paling indah kepada pasangan kita. Tak perlu menunggu hari ulang tahun, hari annyversary pernikahan, atau hari hari ketika ia menghadiahi kita sesuatu.
Katakan ketika ia tengah gundah, tengah sedih .. tengah jatuh dan sendiri. Disana dia akan mengetahui adalah kita yang selalu memperhatikan dan menyayanginya seumur hidup. Melindunginya dan teman hidup yang dapat diandalkan selalu ..


I love you hubby ^.^

Selengkapnya...

5

2009_06_25 Wisata Kuliner-Ikan Patin Bambu Bakar


Wah sudah lama sekali aku gak berbagi cerita tentang wisata kuliner.
Critanya .. kali ini aku ingin mengundang air liur pembacanya dengan menikmati Ikan Patin Bakar Bambu, masakan khas Kalimantan. Mantap kali ya kedengarannya??


Awalnya, suamiku banyak mendengar gosip nan menggoda selera makan. Katanya di daerah Cimanggis ada Ikan patin bakar yang enak. Pengolahannya dibakar didalam bambu. Alhasil, kita surfing ke Mbah Gugel. Dan Wow .. banyak sekali yang bercerita tentang Ikan Patin ini.


Rupanya untuk kesana saja, kita musti booking dulu. Alias telpon dulu, kalau gak mau antri berdiri plus gigit jari. Perut udah keroncongan .. mana meja belum ada yang kosong. Yuk .. kita hunting cerita nya .. ^.^


Memulai perjalanan dari Tol Jagorawi dan keluar di pintu tol Cimanggis. Singkat kok .. ikutin jalur jalan besarnya. Ketika menemui pertigaan, belokkan setir kendaraan anda ke arah kiri .. dan tidak jauh dari situ ..



Jalur ke kiri dari pertigaan jalan besar. Posisi rumah makan disebelah kanan. Tuch, yang ber plang kuning.


Wah .. rupanya gak jauh loh. Kebetulan perut sudah keroncongan .. jadi rasanya jalan menuju kekenyangan tak ada yang menghalangi kali ini. He he ..


Waduh kok sepi? Katanya ramai?
Memang ketika itu belum waktunya makan siang ketika kami datang. Pukul 11.00 kalau tak salah. Ya sudah .. toh bisa milih tempat. Kalau perlu diteras sambil guling guling juga bisa. Ha ha ha .. lebai agh.


Nah sembari memesan makanan, kita lihat bagaimana sich pengolahannya. Kebetulan sebelum jam 1 siang, kita masih bisa melihat bagaimana ikan tersebut dibakar. Wow .. apinya besar banget ..



Prosesi pembakaran Ikan Patin


Antara udara panas dan penasaran ingin memotret. Mantap kali ..
beberapa bambu yang siap dibakar sudah disejajarkan rapi di sisi yang berbeda.



Sambal terinya mantap nich, patuut dicoba. Nah yang kanan .. sambal mangganya. Wuih, pedasnya luar biasa ..


Ini dia pencarian kita yang ditunggu tunggu. Aromanya langsung tercium ketika lembaran daun pisangnya dibuka. Agh, .. mana isinya daging melulu. Kalaupun ada lemak, tentu bukan lemak jenuh. Cozz ikan kaya akan protein dan omega3. *LOH kok jadi promosi*


Kalau tertarik ingin kesana, jangan lupa epon dulu ya (021) 875 1395.
Foto foto bisa klik di sini


Bila ingin mengetahui harga nya, bisa klik di sini ..
Selengkapnya...

9

2009_06_24 Ibu Tidak Ke Tanah Suci, Ibu Langsung Menuju Tuhan


Gambar diambil di sini


Cerita ini saya copy "plek plek" an dari sebuat note seorang teman. Tentu sudah minta izin sebelumnya .. ^.^
Terharu dengan cerita sederhana, namun indah untuk bisa dibagi dan direnungi bersama teman teman yang membacanya. Semoga kebesaran hati tokoh utamanya, menjadi tauladan bagi kita semua, terutama bagiku ..


----
Sebelum berangkat haji , ibu itu mendatangi rumah anak dan menantunya di jakarta. Sepintas terasa damai namun suami anaknya sangat terlihat resah, Jarang mengobrol dan pulang selalu malam. Tidak ada yang diperlihatkan susah di depan ibunya. Pertengkaran pertengkaran selalu terdengar bisik bisik dan terhenti sampai si ibu datang. Si ibu tidak bisa mengorek persoalannya, apa karena si suami melarangnya.


Pada saat semua sedang tidak ada di rumah, datang pos memberi kan surat peringatan terakhir. Hanya si ibu dan surat itu. Ibu memberanikan diri membuka suratnya. Baru mengertilah, bahwa rumah satu satunya milik anak satu satunya dan menantu satu satunya itu berutang. Jika dalam bulan itu tidak dilunasi maka rumah akan disegel.


Si ibu gelisah dan tak berani membahas ini dengan anaknya. Akhirnya ia diam - diam membatalkan kepergiannya naik haji dan menarik uang dari bank, berapapun yang ia terima. Ia pun mengambil sisa tabungannya dan membayar lunaskan utang rumah untuk bulan itu. Belum lunas, bulan depannya pun masih akan ada tagihan yang sama.


Si ibu mendengar anak dan suaminya menangis malam - malam, mereka belum tahu bahwa utang rumahnya telah lunas. Ibu mendengar mereka akan merahasiakan ini pada dirinya, biar tidak menganggu ibadah hajinya nanti. Ibu ingin mengatakan bahwa ia telah melunasi tapi takut justru akan menambah minder si suami pada dia dan istrinya.. akhirnya ibu memilih merahasiakannya.


Saat keberangkatan pun tiba, ibu diantar ke bandara. Tapi setelah suami istri pulang, ibu diam diam pergi ke rumah temannya.


Karena rumahnya tidak diganggu gugat, suami dan istri pun tidak mempertanyakannya, pun berharap mudah mudahan si penagih juga lupa.


Si ibu memberi penjelasan pada temannya yang kemudian paham untuk ditinggali sementara. Si ibu membantu temannya usaha, tapi seorang lelaki gagah muncul seakan akan membimbingnya melakukan rukun haji dalam keseharian, di tempat nya. Ibu melakukan lari 7 kali antara karena antara rumah dan suatu tempat. Atau melempar anjing yang mengejarnya dengan batu kecil , dan lain lain. Saatnya diceritakan tentu saja temannya tidak percaya. Ibu hanya dianggap terlalu memikirkan hajinya yang tidak jadi padahal ia telah siap.


Suatu hari terjadi musibah Mina. Si anak dan suaminya tentu saja panik. Mereka panik mendatangi pos disini, dan tambah panik lagi saat diberitahukan bahwa ibunya tak pernah terdaftar sebagai haji yang berangkat. Ibu tak pernah pergi.


Mereka memutar otak dimana ibunya sekarang berada. Mengecek ke kampung tidak ada. Suaminya mulai curiga dan mengecek ke penagih utang rumah. Tahulah dia bahwa semua utangnya sudah dilunasi ibu. Berantem lah mereka saling menyalahkan .


Ibu jatuh sakit tapi sangat minta tolong pada temannya agar tidak memberi tahukan anaknya, Ibu yakin bahwa sakitnya tidak seberapa. Tapi temen ibu memutuskan untuk memberitahu anaknya untuk sekedar mengetahui bahwa ibunya bersama dia.


Suami ingin menyusul tapi si istri merasa kalau ibu tahu mereka tahu, tentu ibu akan kecewa, dan pengorbanannya sia - sia. Si istri hanya mengajak suaminya untuk berusaha agar mendapatkan pengganti pengorbanan ibu.


Ibu pun dijemput lagi dibandara, dalam pakaian yang biasa. Istri dan suami sepakat untuk tidak ada yang membahas. Ibu juga tidak banyak bicara. Hanya sujud yang dalam dari mereka.


Setahun kemudian, Jauh hari sebelum haji.
Suami dan istri pulang ke kampung menemui ibu untuk memberangkatkan ibu haji. Mereka telah siap, mampu dan tak memiliki hutang. Namun, mereka datang bertepatan saat ibu sakit. Mereka hanya sama sama berniat, lalu ibu meninggal . Ibu tidak ke tanah suci, ibu langsung menuju Tuhan..


(bila ada kekurangan dan ketidak tepatan teknis mohon disesuaikan sendiri.Trimakasih)
----


Terharu membaca kisah ini, tergerak untuk kembali mengkoreksi diri, sudah sejauh mana kebesaran hati ini berkibar. Ternyata .. tak sebesar Sang Ibu yang sarat cinta dan kasih sayang. Pengobanannya luar biasa, tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri.
Tanpa berkeinginan merepotkan orang lain bahkan sebisa mungkin memberikan semampunya, apa yang dimilikinya.


Sudah sejauh mana kita sanggup merelakan apa yang kita impikan?
Ketika melihat orang lain lebih membutuhkan dan hanya kita yang sanggup menolongnya?
Tanpa embel embel pengharapan akan sebuah ucapan terimakasih. Sekalipun perlakuan kasar, sindiran, hinaan dan ketidakpedulian terkadang kita terima dengan lapang dada yang mengharuskan.


Alangkah indahnya memiliki hati selapang Sang Ibu. Beliau adalah haji yang sebenarnya ^.^

Selengkapnya...

6

2009_06_23 Foto Bunga dan Peduli Lingkungan Hidup Award


Masih hangat hangatnya latihan memotret, semuanya bisa jadi model fotoku. Ya bangku, yang tiang, ya bunga, ya batang pohon, ya genteng .. ^.^ apa aja. Akhirnya .. aku mencoba meng-album kan nya di salah satu blog lamaku yang sudah ku rehab sedikit. Di sini ..


Wah senangnya.
Tentu beberapa masukan dan kritikan dari suami merupakan catatan tersendiri buatku untuk memperbaiki apa yang kurang dan yang sudah bisa kupelajari. Yang namanya foto, gak boleh sekali sekali saja latihannya. Karena semakin sering latihan, feeling kita terlatih mengambil sudut sudut pengambilan foto/view angle dengan baik dan lebih kreatif. Jangan takut salah, karena yang benar ketemunya setelah kita menemukan kesalahan/ kekurangan kita.



Banyak banyak menyimak foto foto orang juga menjadi satu pilihan dalam memperkaya sudut pengambilan gambar yang baik. Macam macam objek foto apa saja yang bisa dijadikan sasaran tembak yang bagus.


Banyak mengamati apa saja disekitar, akan melatih mata kita untuk menemukan objek foto yang menarik. Ekspresi seorang bapak tua yang memanggul dagangannya dengan perlahan. Atau ibu ibu pedagang jamu yang terlihat lelah dan duduk beristirahat. Masih banyak lagi ...


Objek favoritku adalah bunga, dan daun. Karena kaya akan warna warna yang natural. Lain dengan sunset yang membutuhkan kejelian mata untuk bisa diabadikan dengan sudut yang berbeda. Kalau ingin melihat koleksi macam macam foto bunga, bisa klik di sini.





Bersama dengan satu dari kegemaranku mengoleksi foto foto bunga, ingin pula kusebarkan keindahannya dengan berbagi award berikut kepada:



Award dari Mbak Reni


Semoga dapat diteruskan dengan kebaikan ...

Selengkapnya...

5

2009_06_21 Senyumku Untukmu


Kakak Tuanya sedang senyum gak ya?


"Selamat malam Pak"
Sejenak ia menerima karcis yang disodorkan oleh pengemudi kendaraan. Malam itu petugas karcis parkir kendaraan sebuah gedung, membuka pertemuan dengan senyumnya yang lebar dan menatap mata kami dengan lembut. Seorang pemuda yang berusia sekitar 20 tahun itu, sigap mempersilahkan kendaraan customernya untuk melaju keluar dari parkiran basement.


Kami yang melihatnya jadi menggangguk hormat dengan keramahan singkat yang di "sajikan" oleh petugas muda barusan. Mm .. setelah lelah bergemuruh seharian, menyaksikan senyum ramah sesaat, tentunya membuat suasana lebih sejuk. Masih terbayang selama perjalanan pulang, kebaikan nya menyapa kami dengan sopan dan tak berlebihan.
Apa yang terjadi bila semua petugas yang berhubungan erat dengan customer mampu bersikap sama?


Tentu komunikasi antara customer dan penyedia layanan akan terjalin dengan baik. Bentuk bentuk kerjasama akan mudah dilakukan dan dikerjakan dengan kooperatif.


Service !! Service !! Service !!
Inilah satu bentuk pelayanan yang dapat mengangkat mutu dan kualitas satu bentuk usaha untuk tetap konsisten dalam ruang usaha yang kompetitif.
Apa yang didapat dari sebuah service? Tentu kepuasan pelanggan. Dimulai dari masukan masukan dan kritikan membangun yang menjadi pilar pilar kekuatan ditengah persaingan dan trend usaha yang naik turun.


Satu pendekatan konsumen yang memuaskan, akan mendekatkan konsumen kembali kepadanya. Sekalipun beberapa penyedia produk/jasa tumbuh berdekatan dan bertebaran diantaranya.


Coba bayangkan, ketika teman blogger mampir di satu restaurant, atau toko kelontong yang mempertemukan kita dengan waitress/penjaga toko yang jutek, tak pernah senyum dan igh ... cemberut aja. Apa yang kita fikirkan? "kalau bukan karena makanannya enak, atau kalau bukan karena disini barang barangnya lebih murah, gak mau dech belanja disini!"
Tentu kesan meninggalkan pesan, untuk kembali atau beralih ke lain hati.


Apalagi kalau kita bertemu dengan penyedia jasa layanan/penjual barang yang tidak menguasai ilmu, namun sanggup cuap cuap tak menentu. Ketika dijejal beberapa pertanyaan, terlihat ketidakmantapannya dalam persuading konsumen. Ya, muter muter lah obrolannya .. @#$%&*


Seorang penjual lonting sayur langgananku adalah salah satu yang paling sederhana.
Berbekal sapa nya setiap pagi kepada tamu tamu yang datang, duduk di bangku plastiknya. Atau berdiri berkerumun menanti kantong kantong plastik lontong sayur yang telah dibungkus sesuai pesanannya.


"Pak, saya 2 bungkus ya .. gak pake telor. Pak, saya satu saja pake telor. Pak ... Pak ..."
Begitu datang saja, beberapa kalimat pesanan mengalir tanpa perduli berapa customer yang sudah mengantri sebelumnya. Namun Bapak tua itu pelan mengalirkan kuah lontongnya ke plastik plastik dengan perlahan dan sempurna. Dengan senyum dan dua tangannya, diberikan plastik plastik pesanan itu kepada customernya dengan senyum dan ucapan terimakasih.


Tak lepas dari ingatan seorang penjual lontong sayur ini, untuk menghapal kebiasaan para langganannya yang tidak sedikit. Contoh sederhana .. ketika aku datang dan langsung duduk di bangku plastik tanpa berkata apa apa, si bapak langsung tersenyum dan tak lama menyerahkan kantong lontong sayur. Wah .. saya yang terkaget kaget memastikan apakah ini buatku.
Tepat sekali !! Pesanannya persis seperti biasanya .. Dan aku meninggalkan tempat itu dengan puas.


Belum ketika pukul 13.30 ia beranjak pulang, sambil mendorong gerobaknya, ia menyapa ku dari kejauhan. Agh .. si Bapak, memang hebat !! Biar sudah lanjut, namun semangatnya tetap muda. Semoga aku bisa begitu juga ya, nanti ..


Selengkapnya...

4

2009_06_20 Belajar Foto Yuk ..


Hiatus??
Hampir saja ..
Ups ...kemana saja diriku .. hingga blog nya terbengkalai beberapa hari ..


He he *sambil nyengir* .. aku sedang asyik belajar foto nich, dan meng-uploadnya di blog. Foto adalah frame bergambar tentang apa saja yang bisa diabadikan sebagai tanda kenang kenangan, sebagai gambaran masa dan waktu, sebagai wujud rasa kangen dan cinta, sebagai simbol kekaguman dan keindahan, serta masih banyak lagi.


Yang dipelajari di foto? Banyak banget. He he .. aku juga masih belajar. Tapi boleh lah aku share beberapa yang kuketahui.
Mengutip pesan dari seorang photographer ternama *lupa siapa namanya* .. seorang photographer yang baik adalah yang bisa membuat gambar biasa menjadi foto yang luar biasa. Syukur syukur bisa mendecakkan kagum. Baik dari sisi sudut pengambilan gembarnya atau pencahayaannya, bahkan pesan dan seni yang ingin disampaikan.


Untuk bisa menjadi fotographer yang baik, diperlukan frekwensi latihan yang banyak. Sama seperti penulis, seorang penulis yang baik, adalah yang bisa mengangkat satu cerita biasa menjadi satu karya yang yang luar biasa. Baik dari penataan tulisannya, sudut cerita yang ingin diangkat, tampilannya, karakter dan pesan yang ingin disampaikan.


Jadi apa perbedaan kedua? Media ..
Kalau photographer, media yang diangkat berupa photo. Sementara penulis adalah tulisannya. Bisa dibayangkan bila keduanya berjalan dengan serasi. Alangkah perpaduan yang romantis ..


Flash back sedikit ..
Dulu ketika aku dan suami jalan ke Taman Ismail Marzuki, yang notabene banyak senimannya. Kami menemukan satu photographer bolak balik mem-foto botol minuman dari segala posisi en penjuru. Igh ... orang gila nich, .. gitu fikir kami. Ngapain botol minuman di foto foto, pake acara bolak balik dan itu itu saja lagi ..


Setelah sekarang asyik mengutak atik foto, rupanya kami juga melakukan hal yang sama. Ketawa dech .. kalau mengenang itu semua. Rupanya dalam pengambilan foto itu, dipergunakan permainan aperture/bukaan lensa, shutter speed/kecepatan, ISO/ASA. Semuanya bertujuan untuk memainkan cahaya, objek dan latar belakang.
Buat yang ingin tahu apa itu perbedaannya, bisa klik di sini dan di sini.




Aperture
Atau yang sering juga disebut dengan difragma atau bukaan lensa adalah berfungsi untuk mengatur seberapa besar lensa akan terbuka. Fungsi ini lebih tepatnya terletak pada lensa. Logikanya, semakin besar bukaannya, maka akan semakin banyak cahaya yang akan masuk. Seperti sebuah kran air. Semakin besar kita buka keran tersebut maka akan semakin banyak air yang akan keluar.


Penulisan Aperture yang benar adalah f/x. Sehingga apabila dikatakan nilai Aperture-nya adalah 5.6, maka penulisan yang benar adalah f/5.6. Jadi jangan bingung apabila ada yang bilang bahwa bukaan lensa 2.8 lebih besar dari bukaan lensa 5.6. Karena kalau secara penulisan matematisnya memang benar khan? (f/2.8>f/5.6) Tapi kebanyakan kita malas untuk bilang f/2.8 atau f/5.6, karena kita orangnya simpel sih…


Shutter Speed
Atau yang biasa disebut juga dengan speed atau kecepatan rana bertugas untuk mengatur berapa lama mirror terbuka lalu menutup kembali untuk membatasi berapa banyak cahaya yang akan masuk. Seperti teori keran, apabila kita membuka keran terlalu lama, maka wadah penampung air tadi akan kelebihan sehingga akan meleber keluar. Kalau dalam kasus fotografi, medium akan terbakar.


Efek Samping dari Shutter Speed
Seperti berpacaran yang memiliki efek samping, seperti sulit melirik wanita/pria lain, begitu juga dengan shutter speed. Semakin cepat shutter speed, maka akan gambar akan semakin terlihat diam (freeze). Dan sebaliknya, apabila speed terlalu lamban gambar akan terlihat blur dikarenakan gerakan yang terlalu cepat, sehingga objek terlihat bergerak sangat cepat.


Penulisan shutter speed yang benar adalah 1/x. Sehingga apabila dikatakan bahwa sebuah foto menggunkanan speed 60, maka penulisannya yang benar adalah 1/60 detik. Jadi jangan bingung kalau dikatakan bahwa speed 60 lebih cepat dibandingkan 30. Karena secara penulisan matematis memang begitu khan?


ISO atau ASA
Adalah tingkat sensitifitas medium dalam menerima cahaya. Semakin tinggi nilainya, maka akan semakin tingkat sensitifitasnya. Artinya, apabila kita merubah nilai ISO atau ASA ini menjadi lebih tinggi, sedangkan aperture dan speednya tidak diubah, maka medium akan menerima cahaya lebih banyak. Dan sebaliknya.


Efek Samping ISO atau ASA
ISO adalah tingkat sensitifitas sensor (medium), sedangkan ASA adalah tingkat sensitifitas film (medium), jadi perbedaannya hanya dimediumnya saja. Tapi logikanya sama. Kecuali efek sampingnya. Dimana apabila menggunakan film ASA tinggi, maka gambar akan terlihat grainy (berbentuk titik kecil namun banyak). Sedangkan penggunaan ISO tinggi akan menghasilkan noise (seperti bentuk cacing namun banyak). Sedikit aja udah geli apalagi banyak =)


ISO tinggi membuat sensor makin peka cahaya. Jadi bisa mempercepat waktu merekam gambar. Atau kita bisa memotret dengan speed tinggi.
** dikutip dari sini


Sambil mengasah ketiga hal diatas, aku juga mengasah sudut pengambilan gambarnya. Atau biasa disebut "angle". Foto yang biasa akan terlihat menarik, bila diambil dari sudut yang berbeda, dan artistik. Sesuatu yang berbeda, sedikit nyentrik akan menampilkan gambaran yang segar dimata penikmatnya.


Hasil foto foto itu pun, akhirnya ku "album" kan di sini. Sambil mengangkat frame frame lama yang terlewat begitu saja, beberapa foto shoot yang tidak punya rangkaian cerita, alias hasil coba coba shoot sana sini .. ku gabungkan dalam satu cerita. Semoga bisa berbagi dan dinikmati siapa saja.
Selengkapnya...

6

2009_06_17 Sebuah Cerita Singkat Tentang Perjalanan Uang ..


Sepulang dari perjalanan, aku ingin mencoba trayek satu metromini yang kebetulan melewati jalur jalan ke rumah. Hanya saja, aku belum pernah mencobanya ..
Siang itu, pengguna metromini tak banyak. Aku duduk dekat pintu .. sembari mengamati depan, aku juga tahu siapa siapa yang datang menaiki metromini.


Ditengah perjalanan setelah mr. kenek menarik bayaran, nampak berjalan menuju pak sopir dan duduk di dekatnya. Dikeluarkan beberapa lembar uang yang sudah didapatnya sedari pagi. Satu persatu lembaran uang itu ia rapikan. Ia kumpulkan sejenis dengan jumlah nominalnya.
Bila sudah mencapai angka Rp. 100.000 ia lipat salah satu lembarannya.


Namun yang membuatku kaget, ketika salah satu lembaran uang terlihat lebih lecek dari yang lain, ia mencoba sisihkan dengan memasukkan/menyelipkan lembaran kotor itu ke ujung bibirnya. UPS !!
Sembari tangannya asyik menghitung dan terus menghitung.


Aku terus memperhatikan pemandangan antik, yang mungkin bukan hal yang aneh. Hanya saja kekagetan itu, membuatku membelalak mata saja.
Setelah selesai menghitung, ia lipat uangnya, lalu diletakkan ke dalam saku bajunya. Pheeuff .. hidup ini keras man !!
Mungkin itu yang terbersit sebagai judul frame pendek barusan.


Aku tak ingin mengkritik apa pun, ..
Aku hanya ingin mengetahui .. bagaimana putaran uang itu berpindah tangan dari awal hingga berubah bentuk menjadi kusut, hitam, lecek, robek dan tak bernilai ...


Uang merupakan alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.


Coba bayangkan, ketika pertama kali kita mendapat uang dari bank, .. adalah ketika pertama kita menerima amplop gaji. Mm .. lembarannya masih bersih, mulus, bahkan ketika diraba terasa kekasaran angka nominal yang tertera di lembaran uangnya. Aroma khasnya ... terasa baru keluar dari mesin cetaknya ... ^.^ he he ..


Langkah pertama apa yang kita lakukan setelah kita menerima sejumlah dana, kemudian? Membaginya menjadi alokasi alokasi dana selama sebulan bukan? Ada yang untuk zakat, untuk keluarga yang lebih tua, pembayaran tagihan dan cicilan. Uang bulanan, dan juga saving.


Untuk alokasi dana pertama hingga ke-4, tentunya bukan lagi menjadi jalur kontrol kita. Namun bagaimana dengan jalur bulanan kita?
Kita pakai untuk apa saja pengeluaran kita? transportasi, belanja bulanan, dan dana cadangan. Kemana saja larinya lembaran lembaran itu dari tangan ke tangan?


Pagi pagi, abang sayur sudah lebar meneriakkan dagangannya. "Sayuuuuuu .....rrrr", "ayaaaaammm, bu, ayammmmnya !!", belum yang lain lewat. "Baksooo ... soooo ..!"
Ups belum tukang koran lewat ...


Dari tukang sayur, terjadilah transaksi jual beli. Abang tukang sayur menjadikan sebagian dananya untuk modal berbelanja esok paginya. Dibawanya lembaran itu ke pasar, dan berpindah tanganlah ia ke pedagang pasar.


Seorang ibu ibu tua, lusuh dan nampak lemah datang meminta minta. Diberikan lembaran uang seribuan tadi kepada ibu tua itu, dan ia berlalu menuju ke pedagang makanan kecil. Bertukarlah lembaran tadi dengan makanan yang dibelinya. Menjadi milik pedagang pecel atan nasi uduk, lembaran tadi sudah mulai berubah bentuk dan warna, walau keasliannya nampak sedikit terllihat.


Sang pedagang makanan hendak pulang menuju rumahnya yang jauh, sehingga ia harus menggunakan transportasi umum untuk bisa tiba. Beralih posisi-lah lembaran tadi, ke tangan pak sopir yang dilipatnya tak terlalu rapi. Begitu pedagang asongan yang menjajakan rokok lewat, berpindah lah sudah lembaran seribuan itu diantaranya ke tangan pedagang muda itu.


Tak dinyana, siang begitu terik, ia membeli 2 buah gelas air mineral dengan lembaran tersebut. Dan kini lembaran itu menjadi milik pedagang kelontong. Berlalu dengan posisi masih di tempat yang sama .. kita masih bisa membayangkan kemana perjalanan tanpa akhir itu akan berlanjut. Seperti apa tangan tangan itu memberi dan menerima lembaran yang satu kepada yang lain?
Tak terbayangkan bila itu "harus" mampir ke bibir seseorang, sekalipun sekedar meletakkannya sesaat. *ups* ...


Jagalah tangan tangan kita tetap bersih untuk bisa selalu terjaga dari sentuhan kuman dan debu yang beterbangan bebas di udara dan yang "bermukim sementara" diantara benda benda yang kita pegang.

Selengkapnya...

3

2009_06_16 Cinta dan Waktu, Sebuah Award dari Sahabat


Alkisah di suatu pulau kecil, tinggalah berbagai macam benda benda abstrak. ada Cinta, Kesedihan dan Kekayaan, Kegembiraan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.


Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba tiba naik dan akan menggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.


Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedah mengayuh perahu. "Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh maaf Cinta! Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta. Nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu, di perahuku ini.


Lalu kekayaan cepat cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!" Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.


Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan, bawalah aku bersamamu!" teriak Cinta. "Wah Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.


Cinta sedih sekali mendengarnya, ia mulai menangis. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh Kesedihan, bawalah aku bersamamu," Kata Cinta. "Maaf Cinta, aku sedang sedih, aku ingin sendirian saja .."kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba tiba terdengar suara,"Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat cepat Cinta naik ke perahu, tepat sebelum air menenggelamkannya.


Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya. Cinat segera menanyakannya kepada penduduk tua di pulau itu. "Oh, dia adalah waktu" ujar nya. "Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab, hanya waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ..."


**submitted by steven widya
Taken from Motiasi.net


Bersama waktu yang terus berjalan, ... ingin kusebarkan award ini untuk:





Award dari Mbak Reni


Semoga dapat disebarkan dengan kebaikan ^.^

Selengkapnya...

6

2009_06_13 Praying for Words


Tabanan Bali


Bersimpuh ..
Memohon doa ..
Seucap kata .. sebaris pinta ..
Segenggam kalimat .. sebuku harapan
Sebuah kekusyuan .. mendalami hati ..
Menapakkan langkah langkah menuju langit ke tujuh
Dan disana jiwa itu terbebas ..

Agungkan Nama NYA ..
Dan kalimat kalimat yang menyanyikan kerinduan keteduhan NYA
Tinggi khan diri NYA ..
Dan dambakan kekayaan hati yang santun penuh kesederhanaan


Dimana tiada angka, derajat, nama dan budaya
Dimana tiada beda .. jarak, sikap dan rasa
Semua menyatu .. merendahkan hati
Semua berserah .. mensyukuri rahmat NYA


Tiada lagi kata angkuh yang kau sebut adalah milikmu ..
Tiada lagi kata memiliki yang kau sebut adalah hartamu ..
Tiada lagi kata kesombongan .. yang kau sebut adalah parasmu ..
Tiada lagi kata meninggi .. yang kau sebut adalah statusmu ..


Karena semua itu milik Tuhan !!!
Dan kita hanyalah sebutir debu yang masih terbagi tujuh
Dan kita tak terbaca oleh angin .. yang menerbangkan sekilas, namun jauh terlempar
Dan kita tak lebih dari apapun .. yang membahana di jagat bahasa ini


Dan .. tebarkanlah doa
Karena tiada kalimat yang terindah .. selain doa










Selengkapnya...